Advertorial

BPJS Kesehatan Siap Melaksanakan Verifikasi Klaim Covid-19

Pemerintah memberikan penugasan khusus kepada BPJS Kesehatan untuk melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat Covid-19

Adv
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Herman Dinata Mihardja. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Pemerintah memberikan penugasan khusus kepada BPJS Kesehatan untuk melakukan verifikasi terhadap klaim pelayanan kesehatan akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di rumah sakit.

Hal tersebut sesuai dengan surat dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Nomor: S.22/MENKO/PMK/III/2020 tentang Penugasan Khusus Verifikasi Klaim Covid-19.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Herman Dinata Mihardja mengungkapkan, verifikasi ini dilakukan agar pembiayaan pasien yang dijamin oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bisa dapat segera dibayarkan.

"Kami membantu verifikasi pada pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berusia di atas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit penyerta, serta ODP usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit penyerta berupa komplikasi/komorbiditas. Untuk pasien yang kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang terkonfirmasi positif pasti ditanggung Kemenkes," urainya.

Untuk itu, pihaknya juga mendorong rumah sakit untuk sebaik mungkin menyiapkan berkas pendukung verifikasi klaim, agar prosesnya tidak mengalami kendala dan sesuai petunjuk teknis klaim penggantian biaya perawatan.

Selain itu, untuk mencegah penyebaran Covid-19, BPJS Kesehatan menerapkan 'Pelayanan Terbatas'.

Sesuai kebijakan ini, layanan administrasi tatap muka hanya diberikan kepada peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), peserta yang menyampaikan pengaduan dan membutuhkan penyelesaian segera, serta peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan segera.

Bagi peserta yang tidak termasuk dalam kategori tersebut, tetap bisa mengakses layanan JKN-KIS via kanal digital seperti Care Center 1500400, aplikasi Mobile JKN, Chika (Chat Assistant JKN) dan VIKA (Voice Interactive JKN).

"Peserta JKN-KIS tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk mengakses layanan administrasi yang telah diakomodir lewat layanan digital. Sekarang kunjungan kami di kantor sekitar 50 orang per hari , dari biasanya sekitar 500 orang,"lanjutnya.

Herman menambahkan, menu layanan Care Center 1500400 dan Aplikasi Mobile JKN sudah sangat lengkap. Mulai dari pendaftaran peserta, pindah fasilitas kesehatan, perubahan data, penyampaian keluhan, semuanya bisa diakses dengan mudah.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved