Video Viral

Video Maling Kotak Amal Masjid di Kedungdoro Surabaya Pakaian Necis Viral di FB, Lihat Gelagatnya

Aksi maling kotak amal masjid di Kedungdoro, Kota Surabaya dalam video rekaman CCTV viral di FB ( Facebook), berlangsung dini hari.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Iksan Fauzi

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi maling kotak amal masjid di Kedungdoro, Kota Surabaya dalam video rekaman CCTV viral di FB ( Facebook), berlangsung dini hari.

Gelagat maling kotak amal masjid itu terlihat jelas, mulai mendekati hingga mengambil uang yang ada di dalam kotak amal.

Penelusuran SURYA.co.id, video berdurasi 6 menit 53 detik itu terjadi di sebuah masjid yang beralamat Jalan Kaliasin Pompa, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya.

Melihat keterangan waktu yang tampak dalam tampilan video tersebut, aksi pencurian itu terjadi sekira pukul 03.30 WIB, Selasa (21/4/2020).

Rekaman video itu menayangkan aksi satu orang pelaku yang mengenakan setelan pakaian, jaket lengan panjang, bertopi dan berpenutup masker.

Di menit-menit awal ia tampak celingukan menebar pandangan ke sekelilingnya.

Setelah memastikan situasi sepi dan tak ada tanda-tanda kehadiran warga, pelaku berjalan mengendap-endap mendekati kotak infak.

Kemudian pelaku mulai bergegas mencongkel paksa kotak infak menggunakan sebuah alat yang dibawanya.

Alhasil dalam hitungan detik, penutup kotak infak, lalu pelaku menguras seisi uang yang ada di dalamnya, dan bergegas melarikan diri.

Warga setempat, Umy (40) membenarkan, insiden pencurian uang dalam kotak infak yang terekam CCTV dan viral di media sosial FB terjadi di masjid yang ada di depan rumahnya.

"Ya biasanya kalau disini bawahnya jam 2 ya sepi. Kejadiannya sebelum subuh. Pelakunya 1 orang, laki-laki ya video itu," katanya saat ditemui TribunJatim.com, di lokasi, Selasa (21/4/2020).

Ia mengungkapkan, insiden pencurian semacam itu sudah terhitung menjadi kasus ketiga.

Dua kasus pencurian serupa pernah terjadi pada tahun lalu.

Cara mencurinya lebih nekat. Umy mengatakan, sang pelaku terdahulu malah membawa kabur kotak infaknya.

"Kalau dulu kan belum dipantau, belum ada CCTV. Cuma getun aja, kalau kehilangan," tuturnya.

Menurut Umy, pengurus masjid belum melaporkan insiden tersebut ke kepolisian setempat.

"Kalau dari takmir belum lapor ke polsek. Tapi dari warga sekitar katanya udah dimasukkan di enggak tahu di radio apa," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved