Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Seperti Ini Cara Polres Bangkalan Gugah Empati Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Penerapan kebijakan social dan physical distancing itu berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad faisol
Polres Bangkalan menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Mapolres Bangkalan, Senin (21/4/2020) 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) melalui imbauan berdiam diri di rumah, menghindari kerumunan, jaga jarak, dan mengurangi mobilitan terus digelorakan pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

Namun hal tersebut tidak kemudian harus mengikis sisi kemanusiaan.

Apalagi, penerapan kebijakan social dan physical distancing itu berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

"Maka banyak warga membutuhkan uluran tangan, memerlukan bantuan untuk dapat menjalankan kehidupan," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra di hadapan para personil sebelum memberangkatkan pendistribusian 1.000 paket sembako di Mapolres Bangkalan, Senin (21/4/2020).

Pendistribusian sebanyak 1.000 paket sembako dengan total 5 ton beras itu merupakan Gerakan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Rama menjelaskan, paket-paket sembako itu akan didistribusikan ke warga terdampak pandemi Covid-19.

Khususnya di polsek-polsek wilayah kecamatan yang berstatus zona merah Covid-19.

"Bantuan ini mungkin tidak seberapa. Tapi kami berharap mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat lain yang berkelebihan, agar sama-sama turut membangun empati," jelasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Bangkalan ditetapkan sebagai kabupaten Zona Merah Covid-19.

Itu setelah lima warga di empat kecamatan; Blega, Klampis, Kota dan Kamal terkonfirmasi Covid-19.

Rama menegaskan, penerapan social dan physical distancing di kawasan Zona Merah Covid-19 akan dilakukan secara ketat.

Orang berkerumun, lanjutnya, akan dibubarkan dan otomatis berdampak sulitnya warga dalam memenuhi kebutuhan.

"Pendistribusian sampai ke pelosok. Semua mendapatkan tapi porsinya lebih besar untik kecamatan berstatus zona merah," tegasnya.

Secara bersamaan, gelar bakti sosial juga dilakukan Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny Dr Nova Rama Putra di RSUD Syamrabu Bangkalan.

"Tim Bhayangkari Polres Bangkalan juga bagi-bagi nasi bungkus. Untuk tenaga medis berupa APD, hand sanitizer, dan masker," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved