Single Focus

Para Petugas Medis di Tengah Wabah Corona: Dokter Eighty Hilangkan Kebiasaan Peluk-Cium Anak

Meski sebagai dokter kandungan, ia tidak berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19.

foto: dok pribadi
Dokter Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG(K) saat memeriksa hasil USG pasiennya dengan memakai APD lengkap. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peluk dan cium pada anak saat pulang kerja merupakan obat kerinduan.

Sayangnya, kebiasaan itu harus dihilangkan para tenaga medis yang pulang ke rumah usai bekerja.

Ini karena mereka semakin berhati-hati selama pandemi Covid-19, selain menjaga anak-anak tetap di rumah.

dr Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG(K) mengungkapkan, dirinya harus menghilangkan kebiasaan memeluk anaknya yang masih lima tahun saat tiba di rumah.

"Kalau sampai rumah, cuci tangan di depan rumah, terus langsung ke kamar mandi, ganti baju juga," urai Spesialis Obgyn di sejumlah rumah sakit dan ibu tiga anak ini.

Ini semua untuk mengantipasi ada virus yang mungkin menempel di badannya. Meski sebagai dokter kandungan, ia tidak berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19.

Dr Eighty, sapaan akrabnya menambahkan, anaknya juga memaklumi hilangnya kebiasaan langsung bermanjaan pada ibunya yang kerap pergi untuk memimpin operasi sewaktu-waktu ini.

"Saya edukasi lewat video tentang Covid itu apa, jadi dia juga aware," lanjutnya.

Selain itu, wanita yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Unair ini mengatakan, semenjak Covid-19 semua tenaga medis cukup was-was.

Pasalnya, meski tidak berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19, tetapi tenaga medis berisiko tinggi dengan seringnya bertemu pasien.

Untuk itu, dr Eighty dan rekan-rekannya juga membekali diri dengan APD milik sendiri.

Ia juga berburu baju hazmat, face shield dan masker sendiri.

Semua upaya itu untuk meminimalkan terpapar Covid-19.

"Saya dan suami yang praktek sebagai dokter bertemu bermacam orang, harus seoptimal mungkin menjaga diri," pungkasnya. 

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved