Berita Tulungagung

Korda BPNT Tulungagung Bantah Paket Bantuan yang Disalurkan Kurang Dari Rp 200 Ribu

Korda Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tulungagung, Arsoni Pradityo memastikan bantuan dari pemerintah pusat ini senilai Rp 200 ribu per orang.

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Paket bantuan pangan non tunai yang diterima warga Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Koordinator Daerah (Korda) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tulungagung, Arsoni Pradityo memastikan bantuan dari pemerintah pusat ini senilai Rp 200 ribu per orang.

Hal ini diungkapkan Arsoni untuk menjawab warga yang menduga bahwa nilai BPNT kurang dari Rp 200 ribu. 

Dalam penjelasannya, saat ini beras yang digunakan diubah dari kualitas medium menjadi premium dan diambil dari Bulog.

Beras ini aslinya dalam kemasan 50 kilogram, kemudian dikemas menjadi 12,5 kilogram di agen yang ditunjuk.

“Kemasan tanpa cap yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena beras dikemas ulang,” terang Arsoni.

Beras dari Bulog ini seharga Rp 10.600 per kilogram, namun ada biaya pengemasan, distribusi dan keuntungan supplier sehingga ada kenaikan Rp 900.000.

Tiba di agen, beras ini menjadi seharga Rp 11.500 per kilogram.

Agen kemudian menjual Rp 12.000 per kilogram, atau selisih Rp 500 per kilogram untuk keuntungannya.

“Khusus untuk telur, memang ada kesulitan pengadaan untuk memenuhi 50.000 KPM,” lanjut Arsoni.

Arsoni mengaku menggandeng pihak ketiga untuk menyuplai kebutuhan telur BPNT.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved