Breaking News:

Virus Corona di Tuban

Job Manggung Banyak Batal akibat Wabah Corona, Sejumlah Musisi di Tuban Pilih Buka Jasa Cipta Lagu

Seniman pun turut terdampak atas penyebaran virus corona atau covid-19, seperti yang dirasakan Keyboardis, Abdul Mahfi.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Musisi Tuban, Abdul Mahfi dan Monalisa Ach'yan mengaku kehilangan banyak job akibat dampak corona atau covid-19. 

SURYA.co.id | TUBAN - Dampak corona tak hanya menyerang pengusaha maupun pekerja.

Seniman pun turut terdampak atas penyebaran virus corona atau covid-19, seperti yang dirasakan Keyboardis, Abdul Mahfi (33).

Dikatakannya, job manggung banyak yang batal sejak virus ini mulai mewabah di Indonesia.

Pundi-pundi rupiah pun kian menjauh, semenjak pemerintah melakukan pembatasan kerumunan orang.

"Ya sangat berdampak sekali, puluhan job dibatalkan karena pandemi corona," ujar Abdul Mahfi, Minggu (19/4/2020).

Mafy Keyboard nama panggung musisi asal Kecamatan Jenu itu menjelaskan, ada 64 job manggung di berbagai titik yang dibatalkan saat ini.

Diapun merinci detail jumlahnya dengan estimasi per bulan. Pada bulan Maret, ada 8 titik yang batal, bulan April 16 titik, sedangkan untuk bulan saat Idul Fitri bisa sampai 40 titik, karena pada momen lebaran itu ramai-ramainya.

"Saat waktu lebaran sehari bisa dapat tiga titik job, semua sudah terkonfirmasi batal," ucapnya tanpa menyebut penghasilan yang raib di tengah wabah.

Meski demikian, pria yang berkecimpung di dunia musik sejak 2008 ini harus memutar otak agar rupiah bisa tetap masuk di kantong sakunya, di antaranya dengan melayani pembuatan lagu.

Selain itu Mafy juga melayani rekaman, membuatkan musik (arranger) yang terkadang sepaket sama video klip, baik itu permintaan perorangan atau label musik Jawa Timur dan Jakarta.

"Manggung batal semua, saat corona gini ya melayani pembuatan musik dan mengandalkan pendapatan dari youtube," pungkasnya.

Sementara itu, penyanyi asal Tuban Kota Monalisa Ach'yan (25) juga mengaku kehilangan banyak job.

Sejak Maret hingga April, setidaknya 50-60 job tak terealisasi, karena wabah corona yang belum selesai.

Diapun berharap agar virus mematikan ini segera selesai, dan kehidupan kembali normal seperti sedia kala.

"Banyak job yang mau tidak mau harus batal, semoga virusnya segera berakhir," doa monalisa.(nok)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved