Breaking News:

Berita Surabaya

Ada Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Jatim Imbau Perayaan Kelulusan Ditiadakan

Karena wabah Covid-19, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim mengimbau untuk meniadakan kegiatan tersebut.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad faisol
Foto Ilustrasi. Puluhan remaja berseragam pelajar SMA terjaring razia di Kabupaten Bangkalan karena menggelar konvoi kelulusan, Senin (13/4/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kelulusan menjadi peristiwa berharga di setiap jenjang pendidikan.

Tak terkecuali jenjanh SMA/SMK yang tak lepas dari kegiatan perpisahan siswa.

Namun, karena wabah Covid-19, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim mengimbau untuk meniadakan kegiatan tersebut.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi menuturkan berkaitan dengan berakhirnya masa pembelajaran siswa SMA/SMK kelas 12, kegiatan yang mengumpulkan orang banyak diimbau untuk ditiadakan.

Dindik meminta kerjasama kepala sekolah untuk melarang peserta didik untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan perayaan kelulusan.

Seperti corat-coret seragam, berkonvoi dan melakukan hal negatif.

"Saya juga minta kepala sekolah agar bekerjasama dengan para wali murid untuk mengawasi dan memastikan putra-putri berada dirumah," ujar Wahid dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (18/4/2020).

Selain itu, Wahid juga menuturkan agar kepala cabang dinas wilayah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memantu dan mencegah adanya perayaan kelulusan.

Sementara itu, Kepala SMKN 7 Surabaya, Mudianto mengungkapkan sebelum ada imbauan pelarangan pihaknya sudah melakukan pengarahan untuk peniadaan konvoi dan corat-coret baju bagi siswa kelas 12 pada beberapa bulan lalu.

"Kami meminta siswa agar lebih fokus pada mencari pekerjaan," jelas dia.

Sementara untuk prosesi wisuda juga telah dibatalkan, mengingat penyebaran Covid-19 semakin mengkhawatirkan.

"Kami terus menjalin komunikasi dengan para siswa untuk mengontrol mereka selama belajar dirumah, "urainya.

Terkait pembagian ijazah, Mudianto berharap Covid-19 segera usai.

Pasalnya siswa baru bisa mengambil ijazah mereka antara bulan Juni atau Juli mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved