Breaking News:

Berita Surabaya

Dewan Minta Pemkot Surabaya Gratiskan SPP Sekolah Swasta di Tengah Wabah Corona

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr Akramawita Kadir mendesak Pemkot Surabaya menggratiskan SPP SD dan SMP swasta di Surabaya di tengah pandemi corona.

surya/ahmad zaimul haq
Suasana SMP PGRI 61 Surabaya Jumat, (13/7/2018). Anggota dewan mendesak Pemkot Surabaya membebaskan SPP sekolah swasta di tengah wabah corona. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr Akramawita Kadir mendesak Pemkot Surabaya menggratiskan SPP SD dan SMP swasta di Surabaya di tengah pandemi corona.

Selain semua siswa belajar di rumah, warga saat ini juga Terdampak corona. 

"Setidaknya bisa menerapkan biaya SPP sekolah swasta bayar separo. Menggratiskan SPP ini adalah kepekaan pemkot untuk mengurangi beban masyarakat," kata Akramawita, Kamis (16/4/2020).

Dengan kebijakan itu anggaran keluarga untuk membayar sekolah bisa dialihkan untuk membeli sembako atau untuk keperluan mendesak lain. Saat ini semua warga hanya berdiam diri di rumah.

Tidak semua bekerja di rumah karena bekerja di sektor informal. 

Menurut politisi Partai Golkar ini SPP gratis atau diskon layak dilakukan karena tidak ada aktivitas belajar-mengajar di sekolah.

Karena tak ada aktivitas di sekolah, biaya operasional sekolah sudah terpangkas. Biaya listrik, air, dan keperluan lainnya berkurang.

”Kalau soal gaji guru bisa diambil dari anggaran BOPDA atau BOS" kata anggota Komisi D ini. 

Komisi D akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk menghitung lagi anggaran Bopda dan BOS. 

Berapa anggaran yang diperlukan untuk menggratiskan atau memberi keringanan bayar SPP sekolah swasta itu. Begitu juga ketercukupan anggaran.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved