Lifestyle
Berbagi Kebahagiaan Selama #dirumahaja Lewat Flower Envelope Box, begini Cara Buatnya
Banyak hal bisa dilakukan untuk mengisi waktu selama di rumah saja. Satu di antaranya merangkai flower envelope box.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Banyak hal bisa dilakukan untuk mengisi waktu selama di rumah saja. Satu di antaranya merangkai flower envelope box.
Selain untuk digunakan sendiri, flower envelope box juga bisa dikirim ke beberapa rekanan sebagai media penghiburan selama masa karantina.
Rintan Nur Indah Sari Anwar Putri mengaku tak memerlukan banyak peralatan dan bahan dalam membuat flower envelope box.
"Aku cuma pakai tujuh alat dan bahan seperti, cutter, double tip, tang, gunting, envelope box, sterofoam khusus, dan beberapa jenis bunga kering," terang perempuan yang akrab disapa Rintan itu, Kamis (16/4/2020).
Hal pertama yang dilakukan adalah merangkai box berbentuk amplop.
Jika tidak memiliki atau susah menemukan envelope box, bisa diganti dengan tempat lain yang menarik.
Kemudian, potong sterofoam sesuai dengan ukuran box. Rintan mengaku memilih sterofoam khusus untuk menancapkan bunga kering.
"Biasanya, toko-toko bunga banyak menggunakan sterofoam khusus karena memang teksturnya tidak keras. Sehingga bunga bisa ditancapkan di atasnya. Selain itu, penggunaan sterofoam juga bergantung pada bunga yang dipakai," ujar Rintan.
Tahap selanjutnya yakni menata bunga di atas sterofoam. Rintan menggunakan empat jenis bunga untuk pembuatan flower envelope box yakni, baby breath, lagurus, bunga gandum, dan caspea.
Menata bunga pun tidak bisa asal. Bagi Rintan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menata bunga supaya terlihat cantik. Di antaranya, jenis, ukuran, panjang, dan warna bunga.
"Kalau misal aku memasang bunga gandum, dua setelahnya pakai baby breath. Atau di bagian depan sudah pakai dua baby breath putih, sebelahnya aku beri baby breath biru," jelasnya.
Selain supaya terlihat cantik, penataan bunga itu supaya tidak monoton dan lebih berisi.
Dalam pembuatan flower envelope box, Rintan memilih menggunakan bunga kering atau artificial lantaran lebih tahan lama. Apalagi jika dikirimkan untuk teman yang jauh.
Selain itu, perawatan bunga kering relatif tidak terlalu susah dibanding bunga asli.
Namun, Rintan menambahkan, tergantung selera pembuat.
"Kalau ingin menggunakan bunga asli juga bisa. Cuma nanti lebih berat dan box harus dilapisi plastik. Karena sterofoam harus direndam dengan air selama seharian, sebelum ditancapkan bunga di atasnya," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rintan-nur-indah-sari-anwar-putri-menunjukkan-bucket-bunga-karyanya.jpg)