Virus Corona di Blitar

Pemkab Blitar Mulai Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Pandemi Virus Corona

Pemkab Blitar mulai menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, Rabu (15/4/2020).

SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Bupati Blitar, Rijanto bersama pejabat Forpimda Kabupaten Blitar memberangkatkan truk pengangkut paket bantuan yang akan disalurkan ke masyarakat terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, Rabu (15/4/2020). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Pemkab Blitar mulai menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, Rabu (15/4/2020). Penerima bantuan adalah masyarakat yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Peluncuran perdana distribusi bantuan sosial untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dibuka oleh Bupati Blitar, Rijanto di Kantor Bupati, Kanigoro. Sejumlah pejabat Forpimda Kabupaten Blitar ikut hadir dalam acara itu.

Jumlah paket bantuan yang diberikan ke masyarakat sebanyak 42.296 paket. Satu paket bantuan terdiri atas 10 kilogram beras, telur, sambel pecel, kecap, produk UMKM dan masker yang nilainya Rp 208.500.

Paket bantuan didistribusikan ke masing-masing desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Blitar.

Paket bantuan tersebut dibawa ke desa dan kelurahan menggunakan truk milik TNI, Polri dan Satpol PP.

"Paket bantuan sosial akan diberikan tiga kali, mulai April, Mei dan Juni. Paket bantuan ini sebagai penanganan dampak sosial ekonomi masyarakat akibat pandemi virus Corona," kata Bupati Blitar, Rijanto.

Menurut Rijanto, wabah virus Corona berdampak luar biasa di kehidupan masyarakat. Tidak hanya di bidang kesehatan, tapi juga di sektor sosial dan ekonomi masyarakat. Banyak masyarakat yang penghasilannya berkurang bahkan hilang akibat wabah Covid-19.

"Para pedagang, UMKM, ojek dan buruh terimbas wabah virus Corona. Mereka tidak bisa bekerja normal seperti biasanya," ujarnya.

Untuk itu, kata Rijanto, pemerintah hadir membantu masyarakat. Pemerintah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona.

"Presiden sudah menginstruksikan agar daerah melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19. Selain untuk kesehatan, anggaran juga dipakai untuk penanganan masalah sosial ekonomi di masyarakat," ujarnya.

Paket bantuan yang diberikan pemerintah ke masyarakat ini, lanjut Rijanto, dibeli dari produk masyarakat Kabupaten Blitar. Langkah itu juga untuk menggerakkan ekonomi para pelaku UMKM di Kabupaten Blitar.

"Banyak pelaku UMKM, seperti roti kering, opak gambir dan sambel pecel di Kabupaten Blitar. Mereka juga terdampak pandemi Covid-19. Produknya kami beli untuk diberikan ke masyarakat lagi. Supaya roda ekonomi tetap berputar," katanya.

Rijanto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan wabah virus Corona. Ia meminta masyarakat tetap berperilaku hidup sehat serta disiplin menerapkan protap physical distancing dan social distancing.

"Sekarang kita seperti sedang perang, tapi lawannya tidak kelihatan. Kita harus tetap waspada. Salah satu upayanya harus tetap berperilaku hidup sehat dan menerapkan physical distancing untuk memutus rantai penyebaran wabah virus Corona," tandasnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved