Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Warga Terdampak Isolasi Mandiri di Kota Kediri Dapat Bantuan Sayuran dan Sembako

Warga terdampak isolasi mandiri akibat virus corona di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mendapatkan bantuan sayur dan sembako

surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Penyerahan bantuan sayur dan sembako kepada warga yang terdampak isolasi mandiri di Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Warga terdampak isolasi mandiri akibat virus corona di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mendapatkan bantuan dari pegiat Sinergi untuk Jaring Pengaman Sosial (Si Jamal), Selasa (14/4/2020). 

Ada 50 paket sayuran dan sembako yang dibagikan kepada warga terdampak isolasi mandiri. Sayuran ini menjadi komponen bahan makanan yang juga menjadi prioritas Si Jamal.

Pada sayuran banyak terkandung zat-zat hijau daun dan vitamin maupun mineral yang dibutuhkan tubuh. Sayuran yang mengandung zat besi (fe) disarankan dikonsumsi untuk menjaga ketahanan tubuh di samping sayuran lainnya.

Zat besi penting untuk meningkatkan haemoglobin dan kadar oksigen dalam tubuh. Apalagi di tengah upaya menghadapi pandemi corona. Sayuran yang banyak mengandung zat besi misalnya bayam.

“Kalau hemoglobin kita bagus maka zat-zat darah lainnya juga bagus dan akhirnya daya imun kita juga bagus,” kata dr Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri.

Tidak hanya sembako yang menjadi kebutuhan utama warga yang sedang mengisolasi diri di rumah, namun juga kebutuhan sayur dan buah-buahan.

Menurut Dini, relawan BPBD yang sedang bertugas di posko, selain Si Jamal, warga dari Komunitas Hidroponik Kota Kediri juga ikut menyumbang sayuran. Bantuan didrop di posko kemudian diedarkan oleh petugas ke rumah-rumah.

Saat ini di Kelurahan Bujel ada 50 KK mengisolasi mandiri sejak 10 April 2020 setelah salah warganya dinyatakan postif Covid-19. Warga yang positif Covid 19 telah dilakukan isolasi di RSUD Gambiran.

Akses jalan yang melewati rumah penderita dan yang pernah melakukan kontak telah ditutup dan dijaga petugas hingga 14 hari. Semua warga yang keluar masuk harus lapor petugas.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved