Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona di Surabaya

Masa Pandemi Virus Corona, PPDB Kota Surabaya Dimaksimalkan dengan Sistem Online

Dinas Pendidikan Kota Surabaya mendesain sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara maksimal dengan sistem online

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya mendesain sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara maksimal dengan sistem online. Pasalnya rencana PPDB akan dimulai pada Juni 2020 dan kemungkinan masih dalam masa pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dindik Surabaya, Supomo mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan dan mempermudah layanan pendaftaran online. Salah satunya dengan menyiapkan aplikasi yang bisa diunggah masyarakat dari handphone.

"Untuk PPDB SD, biasanya operator sekolah yang memasukkan data. Sekarang orang tua sudah bisa mendaftar online. Sistemnya didukung oleh teman-teman ITS, insya Allah maksimal. Kami buat sederhana agar mudah dipahami masyarakat," ungkap mantan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya ini, Selasa (14/4/2020).

Kemudahan PPDB ini, dikatakan Supomo, karena banyak data yang telah diintegrasikan dengan sistem online. Seperti data alamat siswa akan dikoneksikan dengan data Dispendukcapil dan juga dalam memasukkan nilai rapor akan diintegrasikan dengan rapor online.

"Jadi cukup memasukkan NIK sudah ada data nama siswa, orang tua dan alamat. Seluruh datanya akan langsung tersaji, tanpa perlu siswa melakukan entry data ulang, "urainya.

Selanjutnya, para siswa bisa tinggal memilih ingin mendaftar di sekolah mana dan melalui jalur apa.

Untuk PPDB SD negeri, ada dua jalur pendaftaran yakni melalui zonasi dan perpindahan tugas.

Sedangkan pada PPDB SMP, ada empat jalur pendaftaran yang telah disiapkan.

Pertama jalur zonasi, jalur afirmasi atau mitra warga, jalur prestasi yang meliputi prestasi akademik dan prestasi non akademik, hingga jalur perpindahan tugas.

"Sistem online ini akan berlangsung di semua jalur, sehingga berkas yang dibutuhkan bisa langsung diunggah di website atau aplikasi pendaftaran," urai Supomo.

Untuk membantu warga yang kesulitan, pihak Dindik Surabaya juga akan meminta guru di sekolah asal murid untuk membantu pendaftaran.

"Akan mulai kami sosialisasikan di sekolah asal siswa, sehingga orang tua lebih paham dan menyiapkan berkasnya," pungkas Supomo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved