Breaking News:

Virus Corona di Tuban

Jumlah Pasien Corona di Kabupaten Tuban Bertambah Satu, Kini Diisolasi di RSUD dr Koesma

Hal itu diketahui setelah keluar hasil swab dari Laboratorium Penelitian Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kemenkes.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sugiharto
Foto Ilustrasi. Sebanyak 156 pekerja migran Indonesia dari Malaysia menjalani rapid test di Terminal 2 Internasional Juanda, Selasa (7/4/2020). Rapid test ini dilakukan sebagai antisipasi untuk penyebaran virus covid-19 ke indonesia. 

Staf Dinkes tersebut diketahui positif Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Termasuk pasien itu juga melakukan tes swab dengan hasil positif terpapar virus corona.

"Pasien periksa di Husada Utama Surabaya, sekalian tes swab, kemarin diberitahu hasilnya dan positif," terang Bambang.

Mengantisipasi penyebaran virus tersebut, ditegaskan Bambang jika sejumlah pegawai Dinkes Tuban yang pernah kontak dengan pasien tersebut telah dilakukan tes rapid hasilnya semua negatif.

Termasuk, satu bidang tempat pasien bekerja sudah diminta isolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

"Kami juga sudah mentracking siapa saja yang yang sudah kontak dengan pasien positif, dan hasilnya semua negatif," ungkapnya.

Sekadar diketahui, peta persebaran Covid-19 di Tuban hingga Senin (13/4/2020), tercatat ada 8 orang berstatus PDP, di antaranya 7 pasien sudah sembuh dan boleh pulang, dan satu pasien masih menjalani perawatan medis diruang isolasi di RSUD dr Koesma.

Kemudian, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Tuban ada 469 orang dan selesai di pantau 178 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved