Breaking News:

Viral Media Sosial

VIDEO Maling Konyol Terjebak di Kampung 'Lockdown' Buat Geram Warga, di Malang Napi Asimilasi Kambuh

Video maling konyol terjebak di kampung lockdown Jalan Pitara, RT 003 RW 019, Depok, Jawa Barat viral di media sosial.

Instagram Depok24jam
Maling konyol ini terjebak di kampung 'lockdown' di Depok Jawa Barat, Minggu (12/4/2020). 

"Iya memang benar, pelaku sudah kita amankan. Guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," jawabnya singkat kepada TribunJatim.com, Minggu (12/4/2020).

Lapas Klas I Lowokwaru Malang membenarkan, bahwa pelaku curnamor yang ditangkap oleh warga adalah napi program asimilasi.

Kepala Lapas Klas I Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krishna mengatakan pelaku adalah residivis curanmor.

"Ditahan di Lapas Klas I Lowokwaru pada Juli 2018. Kemudian dipindahkan untuk menjalani pembinaan di Lapas Pemuda Kelas II A Madiun pada Agustus 2019," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (13/4/2020).

Dari data yang dimilikinya, pelaku curanmor ini sudah beraksi mencuri sepeda motor sebanyak empat kali.

"Dan pencurian sepeda motor yang baru baru ini dilakukannya adalah kasus kelima," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa sanks bagi napi / warga binaan yang melanggar program asimilasi.

"Yaitu mencabut SK Asimilasi yang diberikan bagi yang bersangkutan. Sehingga yang bersangkutan wajib menjalani sisa pidana ditambah dengan pidana baru akibat kasus yang dilakukannya," terangnya.

Tidak hanya itu, napi / warga binaan saat menjalani pidana baru akan dicabut hak haknya seperti remisi dan pembebasan bersyarat.

"Dan yang terakhir adalah menjalani hukuman dengan sistem tutupan sunyi. Dimana tidak boleh menerima pembesuk atau tidak boleh bergaul dengan teman teman sesama warga binaan hingga batas waktu yang tak dapat ditentukan," bebernya.

Dirinya juga menyayangkan bahwa ada warga binaan yang menyalahgunakan program asimilasi yang diberikan oleh pemerintah.

"Pemerintah sudah membuat kebijakan luar biasa untuk menyelamatkan banyak orang di dalam lapas terkat virus corona. Namun yang bersangkutan tidak bisa menjaga kepercayaan yang diberikan," jujurnya.

Di sisi lain, ia meminta kepada masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian seperti itu sesegera mungkin.

"Kita mohon kerjasamanya untuk masyarakat bila melihat kejadian itu segera lapor ke pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas). Karena Bapas adalah pihak yang melakukan pengawasan terkait hal itu dan nanti pihak Bapas dapat berkoordinasi dengan kita," tandasnya.

Dampak Covid-19, Warung Ibu Dua Anak di Lamongan Ini Sepi, Dapat Bantuan dari Lazismu

KRONOLOGI Maling Motor Dikejar Ojol Terjebak di Gang Buntu, Saat Ditangkap Tangan Maling Dicuci Dulu

Terdampak Pandemi Corona, Warga Tulungagung Banyak Menggadaikan Emas untuk Kebutuhan Sehari-hari

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabur dari Kejaran Ojol, Maling Ponsel Malah Terjebak di Kampung "Lockdown"

Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved