Selasa, 7 April 2026

Press Release

Pertamina EP Mulai Recovery CPP Gundih Pasca Kebakaran Kamis Pekan Lalu

General Manager Asset 4, Agus Amperianto menyampaikan bahwa tim di lapangan mulai melakukan persiapan pemasangan crane dan perancah (scaffolding)

ist
Proses awal untuk perbaikan TOX CPP Gundih di Blora untuk bisa segera operasional lagi dalam penyaluran gas untuk PGN. 

SURYA.co.id | surabaya - Proses Investigasi oleh internal Pertamina EP dan SKK Migas untuk menemukan penyebab kebakaran Unit Thermal Oxidizer (TOx) CPP Gundih, di area Blok Gundih Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, terus berlangsung.

General Manager Asset 4, Agus Amperianto menyampaikan bahwa tim di lapangan mulai melakukan persiapan pemasangan crane dan perancah (scaffolding) pada dinding luar TOx.

“Kami bergerak paralel, sembari investigasi berjalan, sudah mulai kita persiapkan material dan tenaga untuk melakukan instalasi pemasangan scaffolding," jelas Agus, Senin (13/4/2020).

Langkah ini dilakukan sebagai tahap pertama dalam upaya percepatan perbaikan sehingga CPP Gundih dapat segera beroperasi kembali.

“Proses investigasi nantinya akan mengerucut mengenai seberapa besar kerusakan akibat kebakaran, sehingga kita bisa menghitung estimasi waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan," jelas Agus.

Perancah atau scaffolding, digunakan sebagai bangunan sementara untuk membantu pekerja bekerja ataupun melakukan perbaikan pada ketinggian tertentu dengan aman.

“Proses instalasi baru mencapai tiga persen, dengan material pendukung yang tiba di lokasi sekitar 30 persen dengan manpower sebanyak 28 orang. Minggu ini akan kami kejar, doakan semuanya bisa berjalan lancar," ungkap Agus.

Terpisah, Kepala Perwakilan Jabanusa SKKMigas, Nur Wahidi menyatakan apresiasinya terhadap langkah yang sudah ditempuh Pertamina EP.

"Kami siap mendukung kelancaran recovery CPP Gundih. Karena dengan beroperasinya kembali CPP Gundih maka diharapkan pemenuhan terhadap kebutuhan energi dari gas yang dihasilkan CPP Gundih bisa kembali terpenuhi", ungkap Nur Wahidi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved