Breaking News:

Berita di Surabaya

BPS: Dampak Wabah Virus Corona, Kelompok Barang Kesehatan Sumbang Terjadinya Inflasi di Jatim

BPS Jatim menyebutkan, akibat adanya virus Corona, menyebabkan biaya kelompok kesehatan di Jawa Timur mengalami kenaikan

SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Kepala BPS Jawa Timur, Dadang Hardiwan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebut, akibat adanya wabah virus Corona atau Covid-19, menyebabkan biaya kelompok kesehatan di Jawa Timur mengalami kenaikan dan menyumbang inflasi pada Maret 2020.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BPS Jawa Timur, Dadang Hardiwan.

"Berdasarkan data kami, kelompok kesehatan menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen pada Maret 2020," kata Dadang saat dihubungi SURYA.CO.ID, Senin (13/4/2020).

Ia juga mengatakan, kelompok kesehatan yang menyumbang terjadinya inflasi, meliputi obat-obatan dan produk kesehatan.

"Sedangkan untuk biaya jasa kesehatan seperti rawat inap ataupun jalan tidak mengalami perubahan," tambahnya.

Terkait rinciannya, Dadang menjelaskan, untuk sub kelompok obat-obatan dan produk kesehatan menyumbang inflasi sebesar 0,12 persen.

Ditanyai terkait tren inflasi dan deflasi pada Maret 2020, ia mengatakan tetap ada inflasi meski secara umumnya Jawa Timur mengalami deflasi sebesar 0,01 persen pada Maret 2020.

"Untuk penyebab terjadinya deflasi di Jatim sendiri disebabkan karena kelompok transportasi yang turun sebesar 0,85 persen, serta juga kelompok rekreasi, olahraga dan budaya juga menyumbang deflasi sebesar 0,41 persen," pungkas Dadang.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved