Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Tulungagung

Kapolres Tulungagung, Petugas Satpas SIM dan Pemohon Rame-rame Senam di Bawah Terik Matahari

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia yang tengah meninjau layanan Satpas SIM, juga ikut bergabung dengan warga dan senam bersama

Penulis: David Yohanes | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/David Yohanes
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia (kiri) ikut berjemur bersama pemohon SIM di Satpas SIM setempat, Sabtu (11/4/2020). Ini dilakukan di tangah-tenang upaya pencegahan pandemi corona atau Covid-19 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pelayanan pemohon SIM di Satpas SIM Tulungagung awalnya berjalan seperti biasa. Namun saat pukul 09.30 WIB, petugas meminta seluruh warga yang antre untuk keluar ruangan.

Para pemohon SIM semuanya diarahkan ke halaman dalam dan berbaris dengan rapi dengan jarak satu rentangan tangan.

Tidak lama kemudian seluruh petugas pelayanan dan petugas keamanan juga ikut bergabung di bawah terik matahari.

Hanya petugas penjagaan di pagar depan yang tetap di tempatnya bertugas.

Bahkan Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia yang tengah meninjau layanan Satpas SIM, juga ikut bergabung dengan warga dan senam bersama. 

Menurut Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP AKP Aristianto Budi Sutrisno, setiap harinya para pemohon dan petugas akan diberi jeda untuk berjemur bersama.

"Sesuai anjuran, antara pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB kami bersama-sama berjemur. Baik petugas dan pemohon sama-sama kami berjemur," terang Aris, Sabtu (11/4/2020).

Berjemur bersama ini adalah salah satu upaya Satpas SIM memutus penularan Covid-19.

Bukan sekedar berjemur, ada satu instruktur yang memimpin gerakan senam sederhana.

Tak ayal acara senam bersama di bawah terik matahari ini membuat semuanya berkeringat.

"Berjemur bersama ini kami lakukan selama masa pandemi virus corona. Semua demi kebaikan bersama," sambung Aris.

Satpas SIM Tulungagung juga memberlakukan layanan sterilisasi yang ketat.

Setiap pemohon yang datang disambut dengan thermo gun untuk memeriksa suhu tubuh.

Mereka satu per satu masuk ke bilik sterlisasi, dan masuk ke ruang tunggu yang sudah diatur menurut jarak physical distancing.

Saat dipanggil untuk masuk ruang pelayanan, mereka wajib cuci tangan pakai sabun.

Usai dilayani, mereka juga wajib cuci tangan dengan hand sanitizer.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved