Berita Gresik
Perum Prisma Land Gresik Terendam Luapan Kali Lamong, Ketinggian Air Mencapai 50 Cm
Dua kecamatan yang tergenang air adalah Kecamatan Cerme dan Kecamatan Benjeng.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Anas Miftakhudin
SURYA.co.id | GRESIK –
Baru surut dari banjir, dua kecamatan di Gresik kembali terendam air. Ini disebabkan lantaran hujan yang mengguyur Kota Pudak, Kamis (9/4/2020) malam cukup deras dan lama.
Dua kecamatan yang tergenang air adalah Kecamatan Cerme dan Kecamatan Benjeng.
Menurut data yang dihimpun, ada dua desa di Kecamatan Benjeng yang masih tergenang air. Yaitu, Desa Kedungrukem dan Desa Klampok. Air menggenangi jalan penghubung desa (JPD) dengan ketinggian air mencapai 20 cm.
Banjir juga menerjang Kecamatan Cerme. Total ada 3 desa yang terendam air pada hari ini. yaitu, Desa Morowudi banjir merendam 250 rumah dengan ketinggian 25 cm. Jalan penghubung Gresik menuju Lamongan dan Mojokerto yang melintas di Desa Morowudi masih terendam. Ketinggian air mencapai 50 cm dan merendam jalan sepanjang 700 meter.
Di Desa Dungus sebanyak 20 rumah terendam banjir setinggi 40 cm. Jalan poros desa tergenang air 35 cm dan fasilitas sekolah. Desa Iker-iker Geger juga terendam. Air baru saja menggenangi jalan desa setinggi 50 cm.
Bambang Wicaksono, salah seorang warga mengeluhkan banjir yang ada. Kondisi adalag banjir terparah. Ini bukan banjir pertama yang merendam desanya pada pekan di awal bulan ini.
“Sudah empat kali banjir di Dungus,” ucap pria 49 tahun ini.
Paling parah adalah Perumahan Prisma Land yang menjadi langganan banjir. Kali ini, banjir merendam kawasan perumahan tersebut dengan ketinggian 50 cm.
Selain itu, banjir juga kembali merendam Desa Sumput di Kecamatan Driyorejo. Air menyebabkan aktivitas warga terganggu. Para pengendara roda dua terpaksa menuntun kendaraannya. Informasinya, banjir tersebut merobohkan tembok warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito, mengatakan banjir disebabkan oleh luapan sungai Kali Lamong dan juga intensitas hujan yang mengguyur hujan semalam. Saat ini, status Kali Lamong siaga kuning.
“Kita sudah koordinasi dengan Muspika setempat, aparat desa yang terdampak banjir,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/willlyyy.jpg)