Virus Corona di Bangkalan
Ada Pasien PDP Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ini Penjelasan Bupati Bangkalan
Update Data Website infocovid19.jatimprov.go.id menetapkan Bangkalan Zona Merah Virus Corona (Covid-19)
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Update Data Website infocovid19.jatimprov.go.id menetapkan Bangkalan Zona Merah Virus Corona (Covid-19) pada Kamis (9/4/2020) pukul 17.00 WIB.
Itu setelah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan, hasil uji spesimen dari Laboratorium Litbangkes Jakarta terkonfirmasi positif Covid-19.
Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan RK Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) mengungkapkan, selama menunggu hasil tes dari Laboratorium Litbangkes Jakarta, telah dikirim kembali spesimen terbaru untuk dilakukan swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) ke Laboratorium di Surabaya.
"Dua hari kami kirim spesimen yang terbaru, untuk mengetahui perkembangan hasil pengobatan selama masa isolasi," ungkap Ra Latif dalam jumpa pers terkait pasien terkonfirmasi Covid-19 di Pendapa Agung Bangkalan, Jumat (10/4/2020).
Ia menjelaskan, apabila hasil swab PCR dari spesimen terbaru dinyatakan negatif, maka pasien tersebut bisa dinyatakan sembuh dan bisa pulang.
"Tetapi apabila hasilnya masih positif, maka perawatan isolasi masih akan dilanjutkan," jelasnya.
PDP merupakan pemudik dari Jakarta tujuan Kecamatan Blega, Bangkalan dengan mengendarai mobil pribadi bersama delapan orang.
Mobil yang ditumpangi Tuan R, begitulah tim medis menyebutnya, langsung menuju UGD Puskesmas Blega, Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 23.30 WIB.
Diketahui, hasil pemeriksaan terhadap Tuan R terdapat gambaran resisten obat (RO) menunjukkan Tuberculosis (TBC) dan Pneumonia (radang paru-paru).
Dua hari berikutnya, Tuan R dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut.
Diawali dengan rapid rest, dilanjutkan pengambilan spesimen untuk dilakukan swab PCR di Laboratorium Surabaya, hingga uji spesimen yang sama di Laboratorium Litbangkes Jakarta.
"Ketiga tahapan itu, hasilnya positif Covid-19. Sampai saat ini pasien dalam kondisi baik dan masih dalam perawatan isolasi di RSUD Syamrabu," paparnya.
Ra Latif menambahkan, rapid test telah dilakukan terhadap empat anggota keluarga yang paling potensial beresiko terpapar karena berada satu mobil dalam perjalan mudik bersama Tuan R.
Hal serupa juga dilakukan terhadap delapan petugas medis, satu dokter dan tujuh perawat yang menangani pasien Tuan R selama dua hari di Puskesmas Kecamatan Blega.
"Semua hasilnya negatif, tetapi kami anjurkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,' pungkasnya.
Dalam jumpa pers tersebut, Ra Latif didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo, Ketua Tim Satgas Corona RSUD Syamrabu Dr Catur Budi.
Turut hadir Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ishak Sudibyo, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Agus Zain, dan Kepala BPBD Rizal Morris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketua-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-bangkalan-rk-abd-latif-amin-imron.jpg)