Virus Corona di Sidoarjo

Satu Lantai di RSUD Sidoarjo Bakal Dipakai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo sedang bersiap menambah ruang-ruang isolasi pasien. Sekarang ini, Sidoarjo punya 32 ruang isolasi.

surya.co.id/m taufik
Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin saat mengunjungi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sidoarjo, Selasa (31/3/2020) 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Sebagai antisipasi melonjaknya pasien corona, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo sedang bersiap menambah ruang-ruang isolasi pasien.

Sekarang ini, Sidoarjo punya 32 ruang isolasi.

Di RSUD Sidoarjo sebanyak 10 ruang isolasi, 6 di RS Siti Hajar, 6 di RS Mitra Keluarga, 4 di RS Siti Khodijah, dan 6 di RS Anwar Medika.

“Kami sedang berusaha menambah kapasitas ruang isolasi di lima rumah sakit yang menjadi rujukan pasien covid-19 tersebut. Termasuk juga mendorong rumah sakit lain,” ujar Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Kamis (9/4/2020).

Di rumah RSUD Sidoarjo, bahkan direncanakan bisa satu lantai khusus untuk tempat isolasi pasien covid.

Rencana itu sedang dimatangkan Pemkab Sidoarjo bersama Gugus Tugas.

Jika itu terealisasi, satu lantai RSUD Sidoarjo bisa menambah sekira 30 tempat isolasi.

Ditambah rumah sakit lain yang bersedia menambah tempat isolasinya, diprediksi bakal mempu menampung jika terjadi lonjakan pasien.

“Itu sebagai bentuk antisipasi. Tapi kami berharap, upaya penambahan ruang isolasi tidak sampai ada yang menempati,” lanjut dia.

Hal lain yang sedang dipersiapkan adalah keberadaan rumah singgah atau tempat observasi pasien covid-19 di Sidoarjo.
Untuk keperluan ini, pemerintah menyiapkan BLK yang ada di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

Berulang kali ditegaskan Cak Nur, panggilan Nur Ahmad, tempat itu bakal dipakai ruang observasi atau rumah singgah. Bukan untuk tempat isolasi pasien.

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved