Virus Corona di Tulungagung

Satgas Penanggulangan Covid-19 Tulungagung Akan Gunakan Gedung SD Dalam Keadaan Darurat

Penggunaan gedung SD di Tulungagung untuk karantina pekerja migran dengan status PDP dianggap alternatif terakhir apabila terjadi ledakan PDP corona

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Ketua Satgas Penanggulangan covid-19 Tulungagung, Sukaji. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Penggunaan gedung SD di Tulungagung untuk karantina pekerja migran dengan status PDP dianggap alternatif terakhir.

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung masih mempunyai sejumlah tempat untuk penampungan PDP.

“Itu alternatif terburuk, jika terjadi ledakan PDP sampai ratusan orang di saat yang sama, gedung SD akan kami gunakan,” terang Ketua Satgas PenaNggulangan Covid-19 Tulungagung, Sukaji, Kamis (9/4/2020).

Sukaji menambahkan, pihaknya mengantisipasi ledakan jumlah tenaga kerja migran yang pulang kampung ke Tulungagung.

Jumlah pekerka migran yang mencapai puluhan ribu berpotensi menimbulkan ledakan PDP.

Karena itu ada sejumlah tempat yang telah disiapkan untuk menampung pekerja migran dengan status PDP.

“Begitu mereka (pekerja migran) pulang, langsung ditampung oleh Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Jika membutuhkan isolasi, bisa dilakukan di Disnakertrans,” sambung Sukaji.

Jika nantinya Disnakertrans tidak mencukupi, maka Satgas bisa menggunakan gedung milik Dinas Ketahanan Pangan.

Jika masih belum cukup, Satgas akan menggunakan Rusunawa Mahasiswa IAIN Tulungagung yang ke-2.

Sebelumnya tempat isolasi DPD yang sudah dipakai adalah Rusunawa Mahasiswa IAIN Tulungagung yang pertama.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved