Breaking News:

Berita Surabaya

Proses Hukum Tetap jalan, Remaja Pelaku Aborsi di Surabaya Diamankan di Tempat Rehabilitasi

Polisi mengirimkan remaja putri pelaku aborsi di Surabaya ke tempat rehabilitasi meski proses hukumnya tetap berjalan.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi. Foto diperagakan oleh model 

SURYA.co.id | SURABAYA - Remaja putri 17 tahun asal Bojonegoro yang menjadi satu dari tiga tersangka aborsi yang diungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (19/2/2020) tetap menjalani hukuman meski masih anak-anak.

Sedangkan 2 tersangka lainnya adalah MZ, pria 32 tahun kekasihnya, serta seorang bidan berinisial SM (31). 

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya,AKBP Sudamiran mengatakan sesuai hasil olah TKP, polisi menemukan fakta bahwa korban yang alami pendarahan di rumah kos Jalan Manyar Tegal Surabaya sempat mengeluarkan janinnya di dalam kamar kos.

"Setelah itu janin yang dalam kondisi meninggal itu dibuntal tas kresek hitam oleh MZ dan dibuang di sungai sekitar Galaxy Mall Surabaya,"kata Sudamiran, Kamis (9/4/2020).

Setelah mengalami pendarahan, remaja itu dibawa ke rumah sakit dan dokter curiga melihat persalinan yang tak normal.

"Karena laporan itu, kami akhirnya melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka untuk diperiksa,"tambah Sudamiran.

Ketiganya dijerat pasal 77 A jo pasal 45A UU RI No. 35 Th 2014 TTG Perlindungan Anak, dan atau pasal 346 KUHP, pasal 299 KUHP, dan atau Pasal 348 KUHP.

Karena satu tersangkanya masih di bawah umur, polisi menitipkannya ke tempat rehabilitasi dan proses hukumnya tetap berjalan.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved