Virus Corona di Sidoarjo

Plt Bupati Sidoarjo : Jangan ada Stigma Negatif Terhadap Petugas Medis dan Pasien Covid-19

Di Kabupaten Sidoarjo, masih banyak masyarakat yang pemahamannya kurang bagus sehingga berstigma buruk terhadap pasien covid-19.

surya.co.id/m taufik
Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin atau yang akrab dipanggil Cak Nur 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Harapan sembuh untuk pasien covid-19 cukup tinggi.

Selain dengan perawatan dan penanganan medis yang bagus, mental dan optimismenya tinggi juga sangat menunjang kesembuhan pasien.

Karena itu, dukungan masyarakat sangat penting untuk para pasien.

“Jangan ada lagi stigma negatif terhadap pasien, petugas medis, atau sebagainya,” harap Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kamis (9/4/2020).

Pihaknya mengaku prihatin dengan kondisi akhir-akhir ini.

Di Kabupaten Sidoarjo, masih banyak masyarakat yang pemahamannya kurang bagus sehingga berstigma buruk terhadap pasien covid-19.

“Saking khawatir dan takutnya, setiap ada orang meninggal mendadak langsung dijauhi. Tidak ada yang berani menolong. Padahal Corona kan tidak seperti gejalanya. Ada proses, jika sampai meninggal dunia. Ini harus dipahami,” sambungnya.

Yang lebih miris lagi, di Sidoarjo juga ada perawat yang sampai diusir dari kampung tempat tinggalnya gara-gara bertugas dalam penanganan pasien covid-19.

Si perawat itupun sampai pontang-panting mencari tempat kos baru.

“Mereka ini harusnya didukung, kan petugas medis itu garda terdepan penanganan covid-19. Nah, kalau masyarakat seperti itu, gimana jika mereka tidak mau merawat pasien. Malah repot semua kan,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo.

Sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat sangat penting dalam kondisi seperti ini.

Agar semua bisa bersatu, bahu-membahu melawan sebaran corona virus.

Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin, mengajak para tokoh masyarakat, ulama, dan sebagainya untuk terus membantu pemerintah memberiksan sosialisasi kepada masyarakat. Agar pemahamannya utuh terkiat covid-19.

Agar tidak terjadi ketakutan yang berlebih, tidak ada lagi stigma negatif kepada pasien atau petugas medis di Sidoarjo.

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved