KM Lambelu Dilarang Sandar

Penumpang Kapal Terus Teriak-teriak hingga Dibolehkan Turun dan Dikarantina. Ini 5 Fakta Krusialnya

Keputusan ini sebagai pertimbangan kemanusiaan. Meskipun dalam kapal sudah ada yang teridentifikasi Covid-19. Sekarang kapal akan bersandar.

Penumpang Kapal Terus Teriak-teriak hingga Dibolehkan Turun dan Dikarantina. Ini 5 Fakta Krusialnya
antara
KM Lambelu

SURYA.co.id I MAUMERE - Kegaduhan dan kepanikan terjadi saat KM Lambelu dari Makassar dilarang sandar di Maumere.

Ada penumpang nekat terjun ke laut dan berenang hingga diselamatkan petugas. Penumpang lainnya terus berteriak-teriak minta turun.

Berikut kisah selanjutnya:

1. Akhirnya diizinkan sandar

Pemerintah Kabupaten Sikka, NTT, terpaksa mengizinkan KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Selasa tengah malam.

2. Faktor Kemanusiaan.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengizinkan kapal tersebut bersandar karena alasan kemanusiaan. Keputusan itu diambil setelah Roberto dan Forkompida Sikka bernegosiasi dengan para penumpang di atas kapal.

"Keputusan ini sebagai pertimbangan kemanusiaan. Meskipun dalam kapal sudah ada yang teridentifikasi Covid-19. Sekarang kapal akan bersandar di pelabuhan," kata Bupati kepada sejumlah awak media, Selasa malam.

3. Sebanyak 3 ABK positif
Hasil rapit tes menemukan tiga awak kapal positif corona

4. Dikarantina massal
Pemkab Sikka pun telah menyiapkan petugas medis dan ruang karantina massal di Gedung Sikka Convention Center. Penumpang yang dikarantina hanya yang berasal dari Kabupaten Sikka.

5. Tetap di kapal tungggu Jemputan
Sementara, penumpang dari Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Flores Timur tetap di kapal menunggu dijemput pemkab masing-masing.

Editor: Suyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved