Berita Surabaya

Mami Lia yang Izinkan LC Berhubungan Badan di Ruang Karaoke Minta Keringanan Hukuman

Terdakwa sebagai tulang punggung keluarga, Ronni menyebutkan bahwa terdakwa mengaku bersalah, sopan dalam persidangan dan tidak berbelit-belit.

Samsul Arifin
Suasana sidang atas terdakwa Mami Lia di PN Surabaya. 

SURYA.CO.ID I SURABAYA -

Mami Lia atau Dwi Meliadani yang mengizinkan dua LC-nya berhubungan badan dengan konsumen di room karaoke salah satu tempat hiburan malam di Surabaya, minta keringanan hukuman.

Sebelumnya, Mami Lia yang menyediakan layanan mantab...mantab... itu dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim selama 12 bulan penjara.

Melalui pembelaan pengacaranya, Ronni Bahmari SH dalam sidang teleconfrence di Pengadilan Negeri Surabaya. 

"Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman seringan-ringanya dan seadil-adilnya," ucap Ronni saat membacakan pledoi terdakwa di ruang Cakra, Selasa (7/4/2020).

Dalam pertimbangannya, Ronni memberikan beberapa dalil di dalam pledoinya. Selain terdakwa sebagai tulang punggung keluarga, Ronni menyebutkan bahwa terdakwa mengaku bersalah, sopan dalam persidangan dan tidak berbelit-belit.

"Terdakwa mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya," ujar Ronni.

Atas pledoi penasihat hukum terdakwa, JPU kedua, Darmawati Lahang SH, menanggapinya dengan tetap pada tuntutan.

"Tetap pada tuntutan yang mulia," ucap Darmawati Lahang. 

Usai mendengar tanggapan JPU, ketua majelis hakim, Eko Agus Siswanto SH menunda sidang pada pekan depan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved