Virus Corona di Bangkalan

Ketakutan Covid-19, 28 TKI Malaysia Asal Bangkalan Pilih Pulang ke Kampung Halaman

keputusan kembali ke kampung halaman karena Malaysia telah menerapkan lockdown sejak pertengahan Maret lalu.

Ahmad Faisol
Tim Gugus Tugas di Posko Unit Pencegahan Covid-19 Terminal Kota Bangkalan melakukan  penyemprotan terhadap semua barang bawaan para TKI Malaysia begitu tiba terminal, Selasa (7/4/2020) malam.   

SURYA.co.id | BANGKALAN -

Sebanyak 28 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Kabupaten Bangkalan tiba di Terminal Kota, Selasa (8/4/2020) sekitar 21.30 WIB.

Mereka bertolak dari Bandara Juanda menggunakan dua Bus Big Bird. Turut dalam dua bus berwarna biru langit itu, 27 TKI asal Kabupaten Sampang dan 22 TKI dari Kabupaten Pamekasan.

Mat Juri (48), TKI asal Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, mengungkapkan keputusan kembali ke kampung halaman karena Malaysia telah menerapkan lockdown sejak pertengahan Maret lalu.

"Bukan karena dideportasi, saya pulang karena ketakuan Covid-19," ungkap pria pekerja bangunan itu.

Ia menjelaskan, pengecekan kesehatan secara ketat telah dilakukan terhadap semua warga negara asing yang hendak keluar Negeri Jiran. 

"Tadi penerbangan dari Malaysia pukul 13.00 WIB. Di KBRI, di Sepang, hingga di Juanda dicek. Sample darah diambil, hasilnya semua negatif," tuturnya.

Kendati demikian, Tim Gugus Tugas di Posko Unit Pencegahan Covid-19 Terminal Kota Bangkalan tetap melakasanakan pemeriksaan sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP).

Seperti pengecekan suhu tubuh para TKI, pendataan, melewati bilik disinfektan. Bahkan penyemprotan dilakukan terhadap semua barang bawaan mulai dari dalam bagasi bus.

"Rata-rata suhu mereka 36 derajat," singkat petugas medis kepada Surya.co.id sambil menunjukkan layar di thermo gun.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved