Berita Malang Raya

Di Kota Malang, Gula Pasir Sulit Dicari di Pasaran, Harganya Tembus Rp 18.500 Per Kilogram

Saat ini, harga gula di pasaran mencapai Rp 18.500 per kg dari semula Rp 12.000 per kg

tribun jatim/aminatus sofya
Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Besar, Kota Malang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Komoditas gula pasir di sejumlah pasar di Kota Malang terpantau langka.

Saat ini, harga gula di pasaran mencapai Rp 18.500 per kg dari semula Rp 12.000 per kg.

“Gula itu sekarang sulit. Sekarang harga eceran tertinggi Rp 18.500 per kg,” ucap pedagang di Pasar Besar, Yati, Rabu (8/4/2020).

Dia mengatakan beberapa bahan pokok juga mengalami kenaikan sebab stoknya menipis.

Bawang merah, misalnya, saat ini terpantau Rp 45.000 per kg dari semula Rp 35.000 per kg.

Dan bawang putih, menjadi Rp 45.000 per kg dari semula Rp 38.000 per kg.

“Kalau bawang putih itu kan karena impor,” ucapnya.

Pedagang lain, Agus mengatakan harga minyak goreng cenderung stabil yakni Rp 12 ribu per liter.

Sementara harga telur turun dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 23 per kg.

“Iya telur hari ini turun,” ujar dia.

Pada bulan Maret, BPS Kota Malang mencatat Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,41 persen karena didorong oleh penurunan harga tiket angkutan udara dan bahan makanan.

Harga tiket pesawat turun sampai 23,65 persen dan berpengaruh terhadap deflasi sebesar 0,44 persen.

Selain itu, komoditi pendorong deflasi adalah cabai merah dan daging ayam ras.

Kedua komoditi tersebut mengalami penurunan harga masing-masing 49,42 persen dan 2,4 persen. (Aminatus Sofya)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved