Virus Corona di Bangkalan

3 Jam Ditutup, Jalur Padat Keramaian Jalan KH Moh Cholil Bangkalan Kembali Dibuka

Semua jalur alternatif  yang terkoneksi ke Jalan KH Moh Cholil juha dijaga tom gabungan. Terdiri dari Satlantas, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP.

Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra bersama personel Satlantas, Kodim 0829, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP berpose di depan pembatas. 

SURYA.co.id | BANGKALAN -

Polres Bangkalan menjadikan  jalur padat keramaian di Jalan KH Moh Cholil sebagai Kawasan Physical Distancing selama tiga jam, Selasa (7/4/2020) malam.

Penutupan jalur protokol tersebut diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua yang melaju dari Jalan Teuku Umar diarahkan ke Jalan KH Zainal Alim.

Semua jalur alternatif  yang terkoneksi ke Jalan KH Moh Cholil juha dijaga tom gabungan. Terdiri dari Satlantas, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, mengungkapkan penerapan Kawasan Physical Distancing di Jalan KH Moh Cholil merupakan salah satu upaya mengedukasi masyarakat Bangkalan.

"Supaya di tengah wabah Covid-19, masyarakat terbiasa menjaga jarak, menghindari kerumuman, dan mengurangi mobilitas sebagai upaya menekan potensi penyebaran Covid-19," ungkap Rama.

Jalan KH Moh Cholil merupakan kawasan perniagaan seperti pusat perbelanjaan, grosir, sentra alat tulis kantor, beragam perlengkapan elektronik rumah tangga.

Selain itu, ada pula beberapa  kafe dan resto, warung dan rombong makanan, sejumlah apotek, rumah sakit umum, hingga pondok pesantren terbesar di Bangkalan.

Rama menjelaskan, dalam seminggu terakhir Polres Bangkalan telah memberlakukan Physical Distancing hingga puluhan kawasan.

"Jika ditotal dengan polsek jajaran, sekitar 40 titik Kawasan Physical Distancing. Termasuk di kawasan permukiman dan perumahan," jelasnya.

Selain itu, bersama Kodim 0829, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, Polres Bangkalan juga kerap menggelar patroli imbauan hingga pembubaran kerumanan warga.

"Kami terus sosialisasi pada masyarakat bahwa peran serta warga sangat dibutuhkan dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved