Grahadi

Virus Corona di Jatim

Pemprov Jatim Siapkan 21.000 Ton Beras untuk Warga Tak Mampu yang Terdampak Corona

Alokasi anggaran Rp 2,384 trilliun untuk penanganan Covid-19 di Jatim ini setara dengan 6,8 persen dari total APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2020. 

SURYA/ Fatimatuz Zahro dan Sofyan Arif Candra
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan peta Covid-19 di Jatim 

SURYA.CO.ID I SURABAYA -

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan social safety net berupa sembako untuk warga masyarakat tak mampu yang terdampak Virus Corona. Bantalan sosial ini akan diberikan dalam bentuk beras, telur dan juga ada yang diserahkan dalam bentuk uang tunai. 

Untuk menyiapkan sembako tersebut, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur sudah mengantongi angka kebutuhan beras yang akan dibagikan pada masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Pertanian Pemprov Jawa Timur, Hadi Sulistyo kebutuhan beras untuk social safety net ini mencapai 21.000 ton beras.

“Untuk kebutuhan beras guna memberikan bantuan yang terdampak ini mencapai 21.000 ton untuk bantuan terdampak. Tapi untuk langkah selanjutnya kita sedang menyiapkan untuk penyediaannya,” kata Hadi Sulistyo, Senin (6/4/2020). 

Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, Jawa Timur memiliki suplai yang cukup. Terlebih saat ini Jawa Timur tengah dalam kondisi surplus beras. Hingga bulan Juni mendatang, Jawa Timur tengah surplus sebagai 2,3 juta ton beras. 

“Kita surplus sampai Juni nanti sekitar 2,3 juta ton. Untuk antisipasi Lebaran pun Insya Alla aman. Karena selain untuk konsumsi, kita juga kan menyuplai ke provinsi lain,” tegas Hadi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran APBD untuk penanganan Covid-19. 

Total, ada sebanyak Rp 2,384 Trilliun yang sudah disiapkan Pemprov Jawa Timur hasil dari refocusing kegiatan dan realokasi anggaran untuk penanganan dan penanggulangan bencana non alam wabah Covid-19 ini. 

Dana tersebut akan digunakan untuk seluruh kegiatan penanganan Covid-19. Mulai promotif dan preventif, kuratif, tracing, hingga penanganan dampak sosial ekonomi akibat wabah Covid-19. 

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved