Virus Corona di Blitar

Pemkot Blitar Beri Bantuan Sembako untuk 13.920 Warga Terdampak Wabah Virus Corona

13.920 warga terdampak virus Corona akan mendapat bantuan sembako dari Pemkot Blitar

SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Plt Wali Kota Blitar, Santoso. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Sebanyak 13.920 warga terdampak kebijakan Pemkot Blitar dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) akan mendapat bantuan sembako.

Pemkot Blitar segera mendistribusikan bantuan sembako ke para warga terdampak.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan data sejumlah warga terdampak pandemi virus Corona itu dikumpulkan mulai tingkat RT dan RW melalui kelurahan.

Para penerima bantuan itu merupakan warga yang usahanya sepi akibat dampak kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

"Penerima bantuan ini mulai tukang becak, pedagang kaki lima, buruh yang dirumahkan dan para warga yang usahanya terkena imbas wabah virus Corona," kata Santoso, Selasa (7/4/2020).

Dikatakannya, para penerima bantuan dampak wabah virus Corona ini di luar warga yang sudah mendapatkan bantuan beras sejahtera daerah (Rastrada) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Bantuan ini khusus untuk warga yang terdampak wabah virus Corona.

"Saya segera membuatkan SK (surat keputusan) agar pengadaan barang bisa cepat dilaksanakan. Dalam waktu dekat bantuan sudah bisa didistribusikan ke warga terdampak," ujarnya.

Selain sembako, kata Santoso, Pemkot Blitar juga akan memberikan bantuan masker kepada masyarakat.

Pemkot Blitar memberdayakan para penjahit di Kota Blitar untuk membuat masker. Pemkot sudah memesan 10.000 masker di 25 penjahit di Kota Blitar.

"Masker akan kami berikan ke masyarakat bersamaan dengan pembagian sembako, Rastrada dan BPNT. Pertengahan April ini pembagian BPNT, lalu Mei pembagian Rastrada dan sembako," katanya.

Seperti diketahui, Pemkot Blitar mengalihkan anggaran peringatan Hari Jadi ke-114 Kota Blitar sebesar Rp 15 miliar untuk percepatan penanganan virus Corona.

Anggaran itu akan dipakai untuk menunjang kebutuhan tenaga medis seperti APD, masker dan hand sanitizer dalam penanganan wabah virus Corona. Selain itu, anggaran juga dipakai untuk mengantisipasi dampak ekonomi masyarakat akibat wabah virus Corona.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved