Senin, 1 Juni 2026

Virus Corona di Surabaya

Curhat Pedagang Pasar Malam Lapangan Kodam V/Brawijaya Surabaya yang telah 3 Minggu Tutup

Warga Surabaya sudah pasti tak asing dengan keberadaan Pasar Malam Kodam V/Brawijaya Surabaya.

Tayang:
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Parmin
foto: pkl kodam untuk surya.co.id
Bedak PKL Lapangan Kodam Surabaya yang telah tiga minggu tutup karena pandemi corona. 

 SURYA.CO.ID| SURABAYA - Warga Surabaya sudah pasti tak asing mendengar Pasar Malam Kodam Surabaya.

 Pasar tersebut seringkali dijadikan tempat jujukan orang-orang ketika ingin melepas penat ketika malam hari.

Biasanya mereka yang datang akan berburu kuliner. Mulai makanan tradisional atau kekinian ada di tempat itu.

Tak hanya makanan, beberapa kebutuhan sandang juga bisa dicari di tempat itu.

Berbeda dengan pasar malam lainnya, tempat ini buka setiap hari. Namun saat ini kondisinya berbeda. 

Di tengah pandemi virus corona sudah tiga minggu ini pihak pengelola menutup total semua aktvitas tersebut.

Rahmawati seorang penjual pakaian yang biasanya berdagang di Pasar Malam Surabaya merupakan salah satu pedagang yang terkena imbas  penutupan itu.

 "Iya dilarang dagang semua sudah tiga minggu ini dan belum jelas sampai kapan," kata Rahmawati , Selasa (7/4/2020).

 Daripadi meratapi nasib, belakangan ini ia menyiasati berdagang secara daring atau online.

Setiap hari ia memposting dagangannya di beberapa media sosial dengan harapan ada netizen yang tertarik membeli.

"Ya daripada diam cari rejeki lewat jalan baru," ucap dia.

 Kendati demikian, ia pun merasakan penjualannya kurang maksimal jika dibandingkan berdagang di Pasar Malam Kodam Surabaya.

Biasanya jika berdagang di Pasar Malam Kodam Surabaya, setiap hari ia bisa meraup keuntungan Rp 500-700 ribu, kini hasilnya tak sebanyak itu.

 "Ya kadang dapat pembeli kadang enggak sama sekali," ujarnya.

Meski sempat merasa kurang setuju penutupan pasar berlangsung terlalu lama, tetapi ia sepakat dengan keputusan pengelola pasar perihal penutupan Pasar Malam Kodam Surabaya.

Ia lebih merasa was-was jika Pasar Malam Kodam Surabaya tetap dibuka, menjadi salah satu tempat penyebaran virus corona.

 "Bagus itu kan pencegahan dari wabah. Kalau imbas ekonomi semua pasti kena, tapi uang kan bisa dicari lagi. Lah kalau nyawa yang kena kita malah gak bisa apa-apa," pungkas dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved