Breaking News:

Persebaya Surabaya

BERITA PERSEBAYA Hari ini Populer, Doa Makan Konate untuk Wander Luiz & Ulang Tahun Aji Santoso

Berikut Rangkuman Berita Persebaya Hari ini yang Populer, Doa Makan Konate untuk Wander Luiz & Ulang Tahun Aji Santoso.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Kolase surya.co.id/sugiharto dan habibur rohman
Gelandang asing Persebaya Surabaya Makan Konate (kiri), Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) 

SURYA.co.id - Simak berita-berita menarik seputar Persebaya Surabaya yang terangkum dalam berita Persebaya hari ini populer edisi Selasa, 7 April 2020.

Berita Persebaya hari ini populer diawali dengan doa Makan Konate untuk penyerang Persib Bandung, Wander Luiz yang dinyatakan positif Covid-19.

Tak hanya untuk Wander Luiz, Makan Konate juga berdoa agar semua orang di dunia mendapat karunia dari Tuhan agar terhindar dari virus corona.

Lalu, kabar tentang ulang tahun ke-50 pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso juga terangkum dalam berita Persebaya hari ini populer.

Berikut ulasan selengkapnya berita Persebaya hari ini populer edisi Selasa, 7 April 2020.

1. Doa Makan Konate untuk Wander Luiz

Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate
Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate (surya.co.id/sugiharto)

Makan Konate menunjukkan rasa simpatinya kepada Wander Luiz.

Penyerang Persib Bandung itu dinyatakan positif Covid-19 pada 27 Maret lalu.

Kini Wander Luuiz menjalani perawatan di Bandung.

”Semoga ia (Wander Luiz) lekas sembuh hingga kembali bermain,” kata Konate dilansir dari laman persebaya.id

Luiz mengumumkan melalui akun media sosial miliknya bahwa dirinya terinfeksi Covid-19.

Dia tidak dirawat di rumah sakit, karena termasuk penderita yang tidak mengalami gejala apa pun.

Namun, dia diisolasi agar tidak menularkan virus ke orang disekitarnya.

Kasus infeksi Luiz menunjukkan siapa pun bisa kena Covid-19.

Paulo Dybala, bintang Juventus juga terkena virus yang menyerang sistem pernafasan itu. Juga sejumlah atlet lain yang punya fisik prima.

”Saya berdoa untuknya (Luiz) dan semua orang di dunia agar mendapat karunia dari Tuhan,” ucap Konate.

Kapten Persebaya itu saat ini lebih banyak berdiam diri di apartemennya yang disediakan manajemen Persebaya.

Setiap hari dia melakukan video call dengan istri keluarganya yang ada di Mali.

Dia tidak bisa pulang meski tim diliburkan karena Mali di-lockdown. Tidak ada penerbangan di sana.

Meski masih berada di Indonesia, Konate terus memantau perkembangan pandemi virus Covid-19 yang menimpa negaranya. Ia mengetahui kebijakan pemerintah yang memberlakukan jam malam.

”Ada syariat (aturan) dari Presiden Mali, mulai jam 21 sampai jam 5 pagi semua orang berada di rumah.

Dan orang-orang tidak boleh berkumpul lebih dari 50 orang apa pun aktivitasnya. Harapan saya, semua orang di Mali ikutin syariat agar dapat menekan penyebaran virus,” tutur Konate.

2. Ulang tahun ke 50 Aji Santoso

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso (surya.co.id/habibur rohman)

Pada Senin (6/4/2020) kemarin, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, berulang tahun yang ke-50.

Ucapan selamat dan doa pun terus mengalir kepada pelatih karismatik tersebut.

Sebagai pemain yang sudah mengenal lama Aji Santoso, Hambali Tholib pun tidak mau ketinggalan mengucapkan selamat dan doa yang terbaik untuk pelatihnya tersebut.

"Harapannya untuk coach Aji, semoga berkah di dunia dan di akhirat. Sehat dan bisa menjadi panutan bagi semua pemain sepak bola," ujar Hambali, dilansir dari Kompas dalam artikel 'Ulang Tahun Ke-50, Aji Santoso Disebut Pemainnya sebagai Pelatih Spesial'

"Semoga terus berkarya dan banyak dapat trofi, dan untuk tahun ini semoga bisa juara bersama di Persebaya. Amin," kata dia melanjutkan.

Hambali Tholib dan Aji Santoso memang sudah saling kenal cukup lama.

Bahkan, bisa dibilang Aji Santoso adalah salah satu orang yang memiliki pengaruh besar terhadap karier Hambali Tholib.

Pelatih asal Malang tersebut adalah orang yang mengorbitkan Hambali Tholib saat bersama Persela Lamongan.

Dia direkrut Persela Lamongan pada musim 2019 dengan status pemain promosi Sriwijaya FC U-19.

Kala itu, Hambali Tholib baru saja merayakan ulang tahunya yang ke-18 tahun. Namun, Aji Santoso membuat keputusan berani dengan menjadikannya pemain inti.

Di Persela Lamongan, Hambali tercatat tampil 12 kali, di mana lima di antarannya berawal dari sebagai strater.

Torehan itu menjadi sebuah pencapaian yang istimewa bagi Hambali, mengingat usianya kala itu baru 18 tahun.

"Coach Aji orang yang tegas pada pendiriannya. Beliau bisa menempatkan situasi, kapan saatnya bercanda dan kapan saatnya serius."

"Dia enak diajak ngobrol, motivator, dan pandai mengambil keputusan. Beliau juga tidak memandang siapapun, entah itu senior atau junior, jika punya kemauan dan kerja keras pasti akan diberikan kesempatan," tutur Hambali.

Banyak waktu yang dilaui bersama Aji Santoso, sehingga Hambali Tholib mengaku memiliki banyak momen tidak terlupakan.

Di antaranya saat menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020 bersama Persebaya, dan pertandingan ketiga Liga 1 2019 melawan Arema FC.

“Kenangan terakhir saya sebelum berangkat ke Eropa waktu itu lawan Arema, dan saya cetak gol dan menangis karena malam itu juga saya harus pergi," ujar Hambali.

"Coach Aji orang yang paling berpengaruh dalam setahun lalu di Persela. Special man, special coach," kata pemain asal Makassar tersebut.

3. Makan Konate Lepas Rindu dengan Keluarga Lewat Video Call

Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate.
Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate. (SURYA.co.id/Sugiharto)

Gelandang Persebaya, Makan Konate hanya bisa melepas rindu pada keluarganya lewat sambungan telepon dan video call.

Kompetisi Liga 1 2020 ditunda hingga 29 Mei 2020 mendatang akibat dampak pandemi Covid-19, dan Persebaya meliburkan pemainnya hingga hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Makan Konate, pemain asal Mali itu tidak bisa pulang ke negaranya karena negara yang dipimpin Presiden Ibrahim Boubacar Keita itu memberlakukan lockdown sejak 26 Maret 2020.

Hingga saat ini tidak ada penerbangan ke Mali.

Makan Konate manjadi pemain asing Persebaya satu-satunya yang masih bertahan di apartemen pemain Persebaya.

Tiga pemain asing lainnya, David Aparecido da Silva, Mahmoud Eid, dan Aryn Glen Williams, sudah kembali ke negaranya masing-masing.

"Hingga tadi malam sudah ada 39 kasus (Covid-19). Bahkan bandar udara di Mali sudah menghentikan aktivitas penerbangan,” kata Makan Konate seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Terpisah jarak dan waktu, pemain 28 tahun itu hanya bisa melepas rindu pada keluarga dengan memanfaatkan teknologi.

"Saya rindu sekali sama istri. Setiap hari saya komunikasi lewat telepon maupun video call. Istri tahu situasinya sekarang, dia juga rindu sama saya. Alhamdulillah, istri dan keluarga semua (kondisi) baik," ucapnya.

Sambil melakukan karantina mandiri di Kota Pahlawan dan menunggu status lockdown Mali dicabut sehingga pulang ke negaranya, Makan Konate berusaha menjaga kondisi dengan tetap berlatih memanfaatkan fasilitas gym yang ada di are aapartemen pemain Persebaya.

"Untuk sekarang saya tetap di apartemen saja latihan,” pungkas Makan Konate.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved