Breaking News:

Persebaya Surabaya

BERITA PERSEBAYA Hari ini Populer, Doa Makan Konate untuk Wander Luiz & Ulang Tahun Aji Santoso

Berikut Rangkuman Berita Persebaya Hari ini yang Populer, Doa Makan Konate untuk Wander Luiz & Ulang Tahun Aji Santoso.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Kolase surya.co.id/sugiharto dan habibur rohman
Gelandang asing Persebaya Surabaya Makan Konate (kiri), Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) 

Pelatih asal Malang tersebut adalah orang yang mengorbitkan Hambali Tholib saat bersama Persela Lamongan.

Dia direkrut Persela Lamongan pada musim 2019 dengan status pemain promosi Sriwijaya FC U-19.

Kala itu, Hambali Tholib baru saja merayakan ulang tahunya yang ke-18 tahun. Namun, Aji Santoso membuat keputusan berani dengan menjadikannya pemain inti.

Di Persela Lamongan, Hambali tercatat tampil 12 kali, di mana lima di antarannya berawal dari sebagai strater.

Torehan itu menjadi sebuah pencapaian yang istimewa bagi Hambali, mengingat usianya kala itu baru 18 tahun.

"Coach Aji orang yang tegas pada pendiriannya. Beliau bisa menempatkan situasi, kapan saatnya bercanda dan kapan saatnya serius."

"Dia enak diajak ngobrol, motivator, dan pandai mengambil keputusan. Beliau juga tidak memandang siapapun, entah itu senior atau junior, jika punya kemauan dan kerja keras pasti akan diberikan kesempatan," tutur Hambali.

Banyak waktu yang dilaui bersama Aji Santoso, sehingga Hambali Tholib mengaku memiliki banyak momen tidak terlupakan.

Di antaranya saat menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020 bersama Persebaya, dan pertandingan ketiga Liga 1 2019 melawan Arema FC.

“Kenangan terakhir saya sebelum berangkat ke Eropa waktu itu lawan Arema, dan saya cetak gol dan menangis karena malam itu juga saya harus pergi," ujar Hambali.

"Coach Aji orang yang paling berpengaruh dalam setahun lalu di Persela. Special man, special coach," kata pemain asal Makassar tersebut.

3. Makan Konate Lepas Rindu dengan Keluarga Lewat Video Call

Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate.
Gelandang asing Persebaya Surabaya, Makan Konate. (SURYA.co.id/Sugiharto)

Gelandang Persebaya, Makan Konate hanya bisa melepas rindu pada keluarganya lewat sambungan telepon dan video call.

Kompetisi Liga 1 2020 ditunda hingga 29 Mei 2020 mendatang akibat dampak pandemi Covid-19, dan Persebaya meliburkan pemainnya hingga hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Makan Konate, pemain asal Mali itu tidak bisa pulang ke negaranya karena negara yang dipimpin Presiden Ibrahim Boubacar Keita itu memberlakukan lockdown sejak 26 Maret 2020.

Hingga saat ini tidak ada penerbangan ke Mali.

Makan Konate manjadi pemain asing Persebaya satu-satunya yang masih bertahan di apartemen pemain Persebaya.

Tiga pemain asing lainnya, David Aparecido da Silva, Mahmoud Eid, dan Aryn Glen Williams, sudah kembali ke negaranya masing-masing.

"Hingga tadi malam sudah ada 39 kasus (Covid-19). Bahkan bandar udara di Mali sudah menghentikan aktivitas penerbangan,” kata Makan Konate seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Terpisah jarak dan waktu, pemain 28 tahun itu hanya bisa melepas rindu pada keluarga dengan memanfaatkan teknologi.

"Saya rindu sekali sama istri. Setiap hari saya komunikasi lewat telepon maupun video call. Istri tahu situasinya sekarang, dia juga rindu sama saya. Alhamdulillah, istri dan keluarga semua (kondisi) baik," ucapnya.

Sambil melakukan karantina mandiri di Kota Pahlawan dan menunggu status lockdown Mali dicabut sehingga pulang ke negaranya, Makan Konate berusaha menjaga kondisi dengan tetap berlatih memanfaatkan fasilitas gym yang ada di are aapartemen pemain Persebaya.

"Untuk sekarang saya tetap di apartemen saja latihan,” pungkas Makan Konate.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved