Waspada Pancaroba
Waspadai Pergantian Musim di Tengah Pagebluk Virus Corona
Jika mengacu prediksi BMKG, dan imbauannya memang begitu. Jember mulai memasuki masa pancaroba.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Anas Miftakhudin
SURYA.CO.ID I JEMBER -
Kabupaten Jember diprediksi mulai memasuki masa pancaroba. Transisi pergantian musim hujan ke musim kemarau itu terlihat dari terjadinya hujan deras selama beberapa hari terakhir, disertai angin kencang dan petir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, berdasarkan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jember memasuki masa pancaroba tersebut.
"Jika mengacu prediksi BMKG, dan imbauannya memang begitu. Jember mulai memasuki masa pancaroba," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo kepada Surya, Senin (6/4/2020).
Masa transisi musim hujan ke musim kemarau, ditandai dengan hujan deras yang disertai angin kencang. Dia mengakui, beberapa hari ini turun hujan deras disertai angin kencang.
Dua hari lalu terjadi angin puting beliung dan tiga hari terakhir juga terjadi angin kencang di sejumlah wilayah di Jember, di tengah derasnya hujan.
Sementara, hampir dua pekan terakhir, Jember jarang diguyur hujan.
Dari pantauan Surya, hujan melanda Jember selama empat hari berturut-turut mulai Jumat (4/4/2020) sampai Senin (6/4/2020).
Hujan deras yang melanda Jember Senin (6/4/2020) siang, sampai sore hari juga membuat banjir di sejumlah ruas jalan. Genangan air itu terjadi di Jl Mastrip, Jl Kaliurang, Jl Kalimantan, Jl Jawa, juga Jl Hayam Wuruk. Air menggenang di jalan raya itu terjadi selama beberapa jam, saat hujan deras melanda saja. Ketika hujan reda, air berangsur surut.
"Masyarakat agar menjaga kondisi tubuhnya saat memasuki masa pancaroba. Apalagi saat ini di tengah wabah Covid-19. Jadi harus waspada, semakin waspada, dan menjaga kondisi tubuh," ujar Heru.
Sementara Polres Jember langsung mendatangi lokasi genangan air. Lokasi yang didatangi kawasan Jl Letjen Suprapto.
Personel Polsek Sumbersari, dan Satlantas Polres Jember juga mengatur arus lalu lintas di dua ujung Jl Mastrip. Jalan tersebut sempat tergenang air selama beberapa jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sriw.jpg)