Virus Corona di Lamongan

Sebut Ada Tambahan 3 Positif Covid-19 di Lamongan, Pemudik Datang Langsung Diarahkan Karantina

Jumlah positif Covid-19 di Lamongan bertambah 3 orang, seperti itu yang diinformasikan melalui akun media sosial Instagram Dinkes Lamongan.

SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan, Fadeli. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Jumlah positif Covid-19 di Lamongan bertambah 3 orang, seperti itu yang diinformasikan melalui akun media sosial Instagram Dinkes Lamongan.

Di Lamongan saat ini terdapat total 13 orang yang positif Covid-19, 104 PDP dan 202 ODP.

"Ada penambahan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Lamongan, dr Taufik Hidayat pada wartawan, Minggu (5/4/2020) petang.

Sebelumnya, ada 10 warga Lamongan yang dinyatakan positif Covid-19 yang tersebar di 9 kecamatan di Lamongan, yaitu Kecamatan Lamongan, Kecamatan Deket, Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Kedungpring, Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Maduran, Kecamatan Solokuro, Kecamatan Paciran dan Kecamatan Turi.

Pulang Kampung Isolasi 14 Hari

Sementara itu, mulai hari Senin (6/4/2020) ini, Lamongan memperketat aturan bagi warga Lamongan yang pulang kampung dari perantauan.

Pemkab Lamongan mewajibkan semua warga yang baru pulang untuk diisolasi, baik itu di desa, kecamatan maupun di tingkat kabupaten.

Bupati Lamongan, Fadeli memerintahkan kepada semua jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk memperketat aturan, yaitu langsung mengisolasi semua warga yang baru datang di desa masing-masing.

"Begitu datang langsung dikarantina, mau tidak mau, siap tidak siap harus diisolasi selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus Corona," kata Fadeli, Senin (6/4/2020).

Selain itu, kata Fadeli, mulai hari ini pihaknya juga sudah memerintahkan desa-desa di Lamongan untuk membuat ruang karantina bagi warga yang baru datang.

"Mulai hari ini tadi kami perketat aturan, yaitu warga yang datang dari rantau langsung kami isolasi di desa masing-masing dengan memanfaatkan gedung atau sarana desa. Minimal desa menyiapkan balai desanya sebagai lokasi karantina warga yang baru datang selama 14 hari," jelas Fadeli.

Tingkat kecamatan juga menyiapkan ruang isolasi atau karantina.

Pemkab Lamongan juga sudah menyiapkan rusunawa sebagai lokasi karantina. Pendatang juga langsung diarahkan ke balai desa untuk di cek.

"Kades harus menyiapkan ruang isolasi dan kordinasi dengan Gugus tugas. SOP bagi para pendatang wajib di karantina selama 14 hari," tegasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved