Virus Corona di Surabaya

Kanwil Kemenkumham Jatim Kontrol Warga Binaan Lewat Video Call untuk Pastikan di Rumah

Karena wabah Covid-19 ini, kami mencoba memanfaatkan teknologi informasi melalui smartphone untuk mengontrol aktifitas warga binaan secara terjadwal.

Firman Rachmanudin
Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham Jatim, Pargiyono (kanan) saat mendampingi Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono (tengah) dalam sebuah pertemuan. 

SURYA.co.id | SURABAYA -

Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur memiliki cara efektif memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memberikan layanan prima ke masyarakat.

Setelah program asimilasi yang ditarget merumahkan 4.537 warga binaan di 39 Lapas atau Rutan di Jawa Timur, para warga binaan itu diminta untuk tetap wajib lapor.

Melihat situasi terkini adanya wabah Covid-19, Kanwil Kemenkumham Jatim melalui Kepala Divisi Pemasyarakat, Pargiyono, mengatakan akan mengontrol setiap warga binaan yang mendapat asimiliasi melalui smartphone.

"Jadi setiap warga binaan yang mendapat program asimilasi, tetap dikenakan wajib lapor. Karena wabah Covid-19 ini, kami mencoba memanfaatkan teknologi informasi melalui smartphone untuk mengontrol aktifitas warga binaan ini secara terjadwal. Memastikan yang bersangkutan di rumah saja sesuai dengan anjuran pemerintah pusat," kata Pargiyono, Senin (6/4/2020).

Teknisnya, warga binaan yang mendapat program asimilasi itu akan didata dan memberikan satu nomor telepon yang dapat digunakan untuk akses video call.

"Petugas Balai Pemasyarakatan yang akan mengontrol warga binaan melalui video call. Ini untuk memastikan mereka tidak di luar rumah atau melakukan tindakan melawan hukum lainnya selama program asimilasi," tambahnya.

Sebelum dirumahkan, warga binaan yang sudah memenuhi syarat administratif itu disidang oleh tim pengamat pemasyarakat di Lapas atau Rutan tempat warga binaan itu dibina.

"Disana mereka mendapat arahan dan sosialisasi bagaiamana nanti setelah berada di lingkungan masyarakat dan keluarga kembali," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved