Bisnis

Importir, Perdagangan dan Manufaktur yang Terimbas Corona Membuat Penerimaan Pajak di DJP I Minus

DJP Jatim I di triwulan I tahun 2020 mencatatkan penerimaan pajak yang minus dibanding periode yang sama tahun 2019 lalu.

ist
Eka Sila Kusna Jaya, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim I di triwulan I tahun 2020 mencatatkan penerimaan pajak yang minus dibanding periode yang sama tahun 2019 lalu.

Menurunnya mencapai minus 3,9 persen secara bruto dan minus 5,42 persen secara netto.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jatim I, Eka Sila Kusna Jaya, mengatakan, hal ini merupakan imbas penyebaran virus Corona atau Covid 19 kepada beberapa sektor industri.

"Beberapa sektor industri mengalami tekanan akibat penyebaran Covid 19 ini. Diantaranya importir, perdagangan dan manufaktur yang saat ini sudah mengalami penurunan omzet, sehingga berimbas pada pelaporan dan setoran pajak di kami," kata Eka Sila dalam konferensi pers (konpres) melalui aplikasi zoom cloud meeting, Senin (6/4/2020).

Dari data yang disampaikan di triwulan I tahun 2020 ini, capaian setoran pajak di DJP Jatim I mencapai Rp 9,83 triliun. Atau sekitar 17,97 persen dari target hingga akhir tahun 2020 yang mencapai Rp 54,703 triliun.

"Tapi kami masih melihat peluang dari sektor lain yang terlihat masih tumbuh, bahkan berpotensi lebih tinggi dari biasanya. Diantaranya industri sektor kesehatan, peralatan medis dan retail lainnya," jelas Eka Sila.

Karena itu pihaknya belum ada rencana revisi target capaian pajak di wilayahnya. Saat ini, bersama kepala kantor, Eka Sila mengaku, pihaknya masih memetakan berbagai kemungkinan.

"Tidak hanya potential lost namun juga potential gain. Meski juga tak bisa dihindari bahwa dampak Covid-19 pasti menyebabkan penerimaan pajak tumbuh negatif," ungkapnya.

Eka juga menyebut, bahwa kondisi penerimaan pajak pada Februari 2020 masih jauh lebih baik dibanding Maret, saat wabah Covid-19 mulai membuat Surabaya menjadi zona merah. Hal ini otomatis juga berdampak pada penerimaan pajak di 13 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Wilayah dibawah DJP Jatim I.

Namun demikian, Eka Sila menyampaikan kepada para wajib pajak (WP) bahwa Kanwil DJP Jatim I tetap berkomitmen dan berkeinginan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh stakeholder terutama para wajib pajak ditengah wabah Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved