Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Alasan Masyarakat masih Nekat Berkeliaran di Luar Rumah di Tengah Wabah Corona

Suasana salah satu pusat perbelanjaan dan keramaian di Galaxy Mall di tengah wabah virus covid 19.

surya.co.id/febrianto ramadani
Suasana salah satu pusat perbelanjaan dan keramaian di Galaxy Mall di tengah wabah virus covid 19 pada Senin sore (6/4/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masuknya virus corona atau Covid 19 ke Indonesia telah memaksa manusia untuk membatasi interaksi dengan lingkungan luar dan tetap di dalam rumah.

Namun, beberapa orang masih mengabaikan himbauan dari pemerintah tersebut tanpa memperhatikan risiko penularan virus itu.

Salah satunya di pusat perbelanjaan dan keramaian Galaxy Mall Surabaya, Senin sore (6/4/2020).

Sudah sepantasnya, imbauan self isolation dan social distancing diikuti oleh masyarakat demi menekan penyebaran penularan virus corona penyebab COVID-19. Social distancing disebut-sebut sebagai salah satu cara paling ampuh menekan penyebaran virus.

Kendati demikian, masyarakat mempunyai motif dan alasan yang berbeda beda kenapa ia nekad keluar dari rumah ditengah pandemi virus Covid 19.

Ratna Dhani Setyowati (24), Mahasiswi Universitas Kristen Petra Surabaya, mengetahui, bahaya dan gejala yang ditimbulkan dari Virus Corona.

Menurutnya, penyakit itu memiliki ciri yang sama dengan penyakit influenza.

"Virus itu penularannya lebih cepat dan penularannya luas," ujarnya di lokasi.

Meskipun demikian, Ratna pergi dari rumahnya, Jalan Dukuh Pakis, menuju Galaxy Mall hanya untuk mengerjakan tugas kuliah  bersama teman sekelasnya.

Guna mengantisipasi penularan virus corona. Ratna selalu memakai masker di setiap tempat. Perempuan asal Fakultas Teknik Sipil tersebut mempunyai 3 masker kain.

Halaman
123
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved