Breaking News:

UPDATE Kasus Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun Menurut Psikolog, Harus Diperiksa Visum & Psikologis

Kontroversi Syekh Puji Menikahi Bocah 7 Tahun Mendapat Tanggapan dari Psikolog Anak, Berikut ulasannya.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
dok.tribun
Syekh Puji yang dituduh menikah bocah 7 tahun 

SURYA.co.id - Kasus yang menimpa Pujiono Cahyo Widiyanto alias Syekh Puji yang dilaporkan ke polisi karena menikahi bocah 7 tahun, masih terus bergulir.

Diketahui, lagi-lagi Syekh Puji membikin heboh karena dikabarkan telah menikahi anak usia 7 tahun berinisial D asal Magelang, Jawa Tengah. 

Kontroversi Syekh Puji ini mendapat tanggapan dari Psikolog anak dari Pion Clinician, Astrid WEN.

Astrid mengatakan pemerintah melarang pernikahan di bawah usia 19 tahun itu, karena menunggu perkembangan fisik atau alat reproduksi berkembang secara optimal, selain secara psikis juga belum matang.

"Anak (berusia 7 tahun) belum masuk fase menstruasi.

Dari segi tubuh juga belum siap untuk mendapatkan paparan seksual," kata Astrid saat dihubungi Kompas.com (grup SURYA.co.id).

FAKTA BARU Kontroversi Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, 3 Orang Ini Juga Dilaporkan ke Polda Jateng

Sosok Kontroversi Syekh Puji, Pengusaha & Pemimpin Ponpes yang Dilaporkan Karena Nikahi Anak 7 Tahun

Sementara dari sisi psikologis, anak usia 7 tahun belum mampu berpikir secara abstrak dan hanya berpikir konkret.

Jadi, anak di usia itu belum mengetahui peranan setiap individu di sekitarnya secara jelas. Anak itu juga belum tahu betul apa yang dia mau.

Berikut rangkuman tanggapan dari psikolog anak Astrid WEN soal kasus yang menimpa Syekh Puji, dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh'.

1. Pemulihan psikis D

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved