Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Ungkap Dampak Finansial Akibat Liga 1 2020 Dihentikan PSSI

Persebaya Surabaya memaklumi ditundanya kompetisi Liga 1 2020 akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang belakangan semakin meluas

surya.co.id/habibur rohman
Pemain Persebaya Surabaya saat menggelar latihan tertutup, Sabtu (21/3/2020). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Persebaya Surabaya memaklumi ditundanya kompetisi Liga 1 2020 akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang belakangan semakin meluas.

Sekretaris tim Persebaya Surabaya Ram Surahman mengatakan, ada dampak finansial dengan ditundanya sementara Liga 1 hingga 29 Mei 2020 mendatang.

"Finansial pasti. Persebaya di awal musim kemarin punya proyeksi, bahwa nanti ada pendapatan dari sponsor sekian, dari pendapatan tiket pertandingan kandang sekian, dari segi store sekian, sudah kami hitung. Pengeluaran akan sekian, pemasukan sekian," terang Ram Surahman, Minggu (5/4/2020).

Tak hanya tim senior, tim junior Persebaya Surabaya, juga termasuk kompetisi internal Persebaya menerima imbas dari penundaan ini.

"Jadi ini berdampak semua, tidak hanya tim senior, tim internal juga sama, semuanya dihentikan semua," tambah Ram Surahman.

Meski memiliki dampak signifikan, Ram sampaikan pihaknya bisa memahami, apalagi sisi kemanusian di atas segalanya.

"Kami bisa memahami kemanusiaan dan keselamatan juga di atas segalanya. Jadi pemberhentian sementara ini, mau tidak mau harus kami terima," ucap ria asal Benjeng, Gresik ini.

Ram juga sampaikan, di tengah situasi sulit seperti saat ini, keputusan PSSI membolehkan klub membayar gaji maksimal 25 persen dari kontrak awal untuk gaji bulan Maret hingga Juni sedikit membantu.

"Makanya dari PSSI sudah seperti itu (gaji maksal 25 persen), sedikit membantu klub, setidaknya rasionalisasi gaji itu," kata Ram.

Ram berharap situasi ini membaik sehingga kompetisi sepak bola dan masyarakat secara luas bisa kembali normal berkompetisi.

Terutama untuk sepak bola, berdampak tidak hanya pada pemain dan manajemen.

"Tidak hanya bagi klub, pemain juga, tidak ada kegiatan, tidak ada kompetisi, di dunia usaha juga, atau sponsor yang terlibat juga pasti sama," kata Ram.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved