Virus Corona di Kabupaten Malang

Kapolres Serukan Warga Kabupaten Malang Tidak Mudik Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar telah menginstruksikan jajarannya agar giat melakukan sosialisasi penundaan mudik kepada masyarakat.

surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengimbau warga tidak mudik untuk menceagah penyebaran Covid-19. 

SURYA.co.id | MALANG - Jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Polres Malang menyerukan seluruh masyarakat di Kabupaten Malang agar tak melakukan perjalanan mudik alias pulang kampung.

Imbauan itu dikeluarkan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar telah menginstruksikan jajarannya agar giat melakukan sosialisasi penundaan mudik kepada masyarakat.

"Kami berikan sosialiasi melalui spanduk-spanduk berisi himbauan agar menunda mudik sementara. Bagi yang luar kota jangan pulang dulu. Bagi yang berada di Malang jangan keluar kota dulu," ujar Hendri ketika dikonfirmasi, Minggu (5/4/2020).

Hendri menambahkan, pihaknya telah melakukan pencegahan Covid-19 dengan memeriksa kondisi kesehatan para pendatang.

Posko gabungan yang terdiri dari anggota TNI, Polri dan dinas perhubungan juga telah dibentuk.

Letaknya tersebar di seluruh stasiun, bandara, dan terminal yang ada di Kabupaten Malang.

Seperti di Bandara Abd Saleh, Terminal Landungsari, Terminal Sumberpucung, Stasiun Kepanjen, Stasiun Pakisaji dan Stasiun Singosari.

Skemanya, para pendatang yang akan masuk ke wilayah kabupaten diwajibkan untuk mengisi blanko yang berisi riwayat perjalanan serta maksud dan tujuan mereka datang ke Kabupaten Malang.

"Telah Kami siapkan juga ruang isolasi. Bagi masyarakat yang suhu tubuhnya diatas batas normal dan memenuhi kriteria sebagai ODP (orang dalam pemantauan), akan langsung kami isolasi ditempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Hendri.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati menerangkan, spanduk-spanduk himbauan dengan bahasa khas malangan telah dipasang, di beberapa sudut jalan raya di wilayahnya.

Salah satu bentuk himbauannya seperti, Oyoyir ndek hamur ae yang berarti Hari Raya di Rumah saja.

Spanduk lain juga bertuliskan Ojok Mudik Dhisek Rek, yang berarti Jangan mudik dulu kawan.

"Mari patuhi himbauan pemerintah demi mencegah virus corona. Kami berharap Covid-19 cepat berlalu," himbau Nining. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved