Berita Trenggalek

Jalan di Kecamatan Bendungan Trenggalek Terputus Akibat Longsor, Bupati Mas Ipin Pantau Lokasi

Arus lalu lintas di jalan kabupaten di Kecamatan Bendungan, Trenggalek, terputus lantaran longsor

aflahul abidin/surya
kondisi jalan yang akses lalu lintasnya terputus akibat longsor di Kecamatan Bandungan, kabupaten Trenggalek, Sabtu (4/4/2020) malam. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Arus lalu lintas di jalan kabupaten di Kecamatan Bendungan, Trenggalek, terputus, Sabtu (4/3/2020) petang. Ada satu jalan ambles akibat tanah di bawahnya longsor, sementara satu jalan lain tertutup material tanah yang juga longsor.

Kedua jalan yang arus lalu lintasnya teputus ini berada di Desa Surenlor. Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin mendatangi lokasi longsor beberapa jam setelah kejadian.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, pembenahan dan pembuatan jalur alternatif baru akan dilakukan esok pagi karena cuaca yang kurang mendukung.

"Kami belum melakukan pembenahan di malam ini karena kondisi masih gerimis. Kami tidak tahu karena longsoran bisa saja meluas," kata Mas Ipin, di lokasi.

Ia meminta petugas untuk membuat penghalang Jalan supaya warga tidak melintas di jalan yang aksesnya terputus itu.

Selain itu ia juga meminta petugas mengevakuasi warga yang berada di titik-titik rawan.

"Jika berhubungan dengan masyarakat, harus kami evakuasi segera," ungkapnya.

Meski jalan utama itu tak bisa dilewati, Mas Ipin menyebut ada beberapa titik jalan alternatif yang bisa dipilih warga untuk sementara waktu.

Namun kondisi jalan tersebut belum maksimal dan perlu beberapa pembenahan.

"Untuk satu jalan yang putus, kami akan melakukan identifikasi perencanaan bagaimana segera pemulihan dalam tempo yang cukup cepat," sambungnya.

Camat Bendungan Nur Kholiq mengatakan, ada lima titik longsor yang terjadi di hari yang sama. longsor itu terjadi di Desa Surenlor, Dompyong, dan Masaran.

Longsor itu terjadi karena wilayah tersebut diguyur hujan deras beberapa jam sebelumnya.

Kecamatan Bendungan merupakan salah satu wilayah pegunungan yang memang terkenal rawan akan bencana longsor.

Supaya warga tak terisolir, pihak Kecamatan akan membuka akses Jalan Bendungan-Tulungagung dan Bendungan-Ponorogo yang sebelumnya ditutup sebagai antisipasi penyebaran virus korona.

"Untuk kendaraan roda dua, masih bisa lewat jalan di jalan kampung. Kami siapkan jalan supaya roda empat bisa masuk," kata Kholiq.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved