Single Focus

Imbauan di Rumah Saja, Semua Kebutuhan Harian hingga Buku Terpenuhi

Covid-19 membuat banyak warga Surabaya memilih tetap berada di rumah. Namun demikian, bukan berarti aktivitas berbelanja terhenti.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Suasana sepi di Toko Buku Gramedia Tunjungan Plaza, Minggu (5/4). Semenjak pandemi Covid-19 membesar dan pengunjung dan pembelian yang menurun, Toko Buku Gramedia menyediakan layanan pembelian buku secara online salah satunya lewat Instagram. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Merebaknya pandemi Covid-19 membuat banyak warga Surabaya memilih tetap berada di rumah. Namun demikian, bukan berarti aktivitas berbelanja terhenti.

Terlebih, banyak usaha yang kini menawarkan pembelian secara online. Alternatif ini pun mendapat respons positif dari masyarakat.

Dinda Kurnia Sari (28). Warga Semampir Surabaya ini misalnya. Pemberlakuan physical distancing sebagai salah satu langkah mencegah penyebaran virus Corona, pun disikapi dengan membeli kebutuhan secara online.

Namun, tentu tak sembarang pilih, ia memilih penjual online yang transparan dalam penyediaan produknya.

Hal sama dilakukan Ahmad Santosa (32) bersama istrinya, yang membatasi aktivitasnya di luar rumah. "Segala kebutuhan sebisa mungkin dibeli secara online, mulai sembako hingga buah dan sayur," ujar Ahmad.

Namun, karena sistem pembelian online ia harus selalu menyediakan saldo di tabungannya. Agar bisa melakukan transaksi cashless.

"Sebisa mungkin mengurangi aktivitas ke tempat yang banyak orang. Sekarang mau ke pasar atau swalayan ngeri juga, banyak orang belum paham etika batuk atau pakai masker," keluhnya.

Kemudahan bertransaksi via ponsel dirasakan Fully Nuraffiany, yang memenuhi kebutuhan buku tanpa perlu pergi ke toko buku. Ia cukup memesan lewat gawai, buku yang dipesan dan dibayar, akan sampai di rumah.

"Saya belinya di banyak Gramedia. Ada yang di Tunjungan Plaza, Sunrise Mall, dan lain-lain. Menurut saya, layanan 'Pesan, Bayar, Kami Antar ke Rumah Anda', ini memudahkan customer karena langsung dikirim ke rumah," ungkap Fully.

Jika stok bukunya ada, maka ia akan segera menerima. "Hanya sehari. Sudah tiga minggu ini di rumah aja. Mudah-mudahan semua tetap aman. Waktu paket datang, langsung saya bersihkan dengan disinfektan agar lebih aman," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved