Listrik Gratis PLN
Cek Tagihan Listrik via layanan.pln.co.id, Ini Cara Dapat Token Listrik Gratis via www.pln.co.id
Listrik gratis dari Pemerintah Pusat adalah bentuk bantuan untuk masyarakat tak mampu dalam menghadapi wabah virus corona
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Artikel ini akan mengulas langkah-langkah yang musti dilakukan supaya dapat token listrik gratis.
Pertama yang harus diperhatikan adalah cek kode token listrik Anda. Kode token listrik ini digunakan untuk memastikan listrik Anda termasuk yang mendapat subsidi atau tidak.
Kedua, aturan dapat subsidi dari pemerintah.
Ketiga sekaligus terakhir, cara dapat token gratis.
Listrik gratis dari Pemerintah Pusat ini adalah bentuk bantuan untuk masyarakat tak mampu, dalam menghadapi pandemi virus corona di Indonesia hingga 3 bulan ke depan, mulai April.
1. Cek Kode Token Listrik
Belakangan sebuah pesan berisi informasi mengenai adanya kode gratis, kode diskon, dan kode tidak diskon untuk tarif listrik viral di aplikasi WhatsApp pada Jumat (3/4/2020).
Dalam pesan tersebut, kode-kode itu terdiri dari R1, R1T, R1M, dan R1MT.
Berikut bunyi pesan tersebut:
"Harap di cermati info Listrik gratis dan diskon. Yg dapat gratis dan diskon :
1. R1/450 VA (gratis)
2. R1T/450 VA (gratis)
3. R1/900 VA (diskon)
4. R1T/900 VA (diskon)
Yg tidak dapat diskon :
1. R1M/900 VA 2. R1MT/900 VA
Jd kalo ada pertanyaan “Saya dapat diskon gak?”, jawabannya adalah “Silahkan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir”.
Kalo masuk 2 tarif diatas berarti gak dapat diskon.
R1 M = mampu R1 itu buat yg pasca bayar R1T itu untuk token (R adalah Rumah tangga...ini yg dpt bantuan)
Kode M berarti yg tidak bersubsidi.
Jadi cek rekening listrik anda..
Jika kode R 1M dan R 1MT..brrt tidak dpt bantuan
Jika kode R1 dan R 1T ..dpt bantuan".
Hingga kini pesan tersebut masih beredar di WhatsApp dan menjadi pertanyaan banyak pihak.
Penjelasan PT PLN (Persero)
Menanggapi adanya pesan tersebut, Juru Bicara PLN UID Jaya Pelaksana Harian Senior Manager (PLH SRM) General Affairs, Suparyanto melalui Humas PLN, Dita Artsana mengungkapkan, informasi kode dalam pesan yang beredar luas tersebut adalah benar.
"Betul, kode tersebut dari PLN," ujar Dita saat dihubungi Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Jumat (3/4/2020).
Menurutnya, kode R1 berarti rumah tangga yang menggunakan metode pascabayar.
R1M artinya rumah tangga yang mampu (tidak bersubsidi).
R1MT artinya rumah tangga mampu dan menggunakan token.
Kemudian untuk kode R1T artinya rumah tangga yang menggunakan metode token.
Adapun informasi kemudahan tarif listrik ini berdasarkan besarnya daya yang dipakai oleh rumah tangga tertentu.
Pelanggan rumah tangga daya 450 VA (R1/450)
Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dikenai rekening listrik gratis dengan biaya pemakaian dan biaya beban.
Sementara, untuk pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir setiap bulannya.
Pelanggan rumah tangga daya 900 VA (R1/900)
Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dengan daya 900 VA akan dikenai subsidi atau dibayar 50 persen dari biaya pemakaian dan biaya beban.
Sementara, untuk pelanggan prabayar dengan daya 900 VA akan diberikan token gratis sebesar 50 persen yang dikalikan dengan pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir.
2. Aturan Subsidi dari Pemerintah
Di sisi lain, Dita juga menjelaskan bahwa sistem ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk pelanggan yang menggunakan token.
Hal inilah yang disebut sebagai progres create free token (proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik).
"Karena harus develop untuk 24 juta pelanggan, (dilakukan) bertahap mulai 1-11 April 2020," katanya lagi.
Kemudahan warga di tengah wabah corona
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menyampaikan, tindakan kemudahan dan keringan biaya listrik ini sebagai tindakan konkrit dan keepdulian PLM dalam upaya untuk meringankan bebas masyarakat akibat wabah Covid-19.
Ia menjelaskan, proses keringanan biaya ini diharapkan akan tuntas dalam sepekan ke depan.
"Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem.
Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya," ujar Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu (1/4/2020).
"Mekanisme kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan," lanjut dia.
Sebagai infromasi tambahan, bagi pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Tarif Diskon Listrik, Ini Penjelasan PLN",
3. Cara Dapat Token Listrik Gratis
Sebenarnya ada dua cara untuk mendapatkan token listrik gratis.
Selain melalui login www.pln.co.id, pelanggan juga bisa melalui chat nomor WhatsApp (WA) PLN 08122123123.
Namun Nomor WhatsApp PLN itu masih error, baru aktif pada Senin (6/4/2020).
Kebijakan listrik gratis selama 3 bulan telah ditetapkan oleh presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020.
Perppu ini berisi mengenai pemberian keringanan pembayaran listrik bagi pengguna listrik dengan daya 450VA dan 900VA bersubsidi.
Layanan klaim token gratis ini akan dilakukan oleh pemerintah dari 1-11 April 2020.
Hingga berita ini ditulis, telah ada klaim token yang dinikmati oleh 8,5 juta pengguna. Pemerintah menargetkan akan memberi 11 juta token gratis.
Seperti tertulis pada Kompas ketika melakukan wawancara pada Kamis, (2/4/2020) , Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka mengungkapkan bahwa kebijakan ini akan dilakukan secara bertahap.
Untuk menghindari adanya overcapacity, PLN telah melakukan upgrade pada laman www.pln.co.id.
"PLN sudah menambah kapasitas situs tersebut hingga empat kali lipat dari kondisi tertinggi sebelumnya," ujar orang yang sedang menjabat sebagai Executive Vice President Corporate Communication adn CSR PLN, Sabtu (4/4/2020).
Pelayanan klaim token gratis ini akan diberikan hingga tanggal 11 April mendatang.
1. Cara klaim via layanan.pln.co.id
- Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19.
- Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
- Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.
Apabila cara klaim dengan Whatsapp sudah kembali bisa digunakan, anda dapat menggunakan langkah-langkah berikut:
2. Cara klaim via WhatsApp
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID pelanggan.
Token gratis akan muncul.
- Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.
- Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.
3. Cara Mengisi Token Listrik
Setelah mendapat token, langkah selanjutkanya adalah mengisi nomor token listrik ke meteran.
Berikut ini langkah-langkahnya:
- Tekan nomor token listrik yang kamu dapatkan
- Setelah semua nomor ditekan, lanjutkan dengan memencet tanda enter yang terletak di bawah sebelah kanan.
- Jika muncul tulisan "Benar" maka kamu sudah berhasil
- Jika muncul tulisan "Salah" maka ulangi lagi memasukkan nomor dengan teliti.
Nantinya, jika kamu sudah benar memasukkan nomor token, maka saldo yang ada otomatis akan bertambah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/cek-tagihan-listrik-via-layananplncoid-ini-cara-dapat-token-listrik-gratis-via-wwwplncoid.jpg)