Grahadi

Pemprov Jatim

Realokasi Anggaran APBD untuk Penanganan Covid-19 di Jatim Sudah Berseiring dengan Nawa Bhakti Satya

Pemprov Jatim melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran APBD untuk penanganan Covid-19.

Istimewa
Wakil Gubernur Jawa timur, Emil Elestianto Dardak saat mencoba face shield karya Despro ITS beberapa waktu lalu 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran APBD untuk penanganan Covid-19.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak yang juga Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur mengungkapkan, bahwa hasil dari refocusing dan realokasi anggaran yang telah dilakukan ternyata banyak berseiring dengan visi misi Pemprov Jatim yang terangkum dalam Nawa Bhakti Satya.

"Kita melihat ulang masing-masing program unggulan dari Nawa Bhakti Satya dan kita bersyukur bahwa banyak sekali yang berseiring," ucap Emil, Sabtu (4/4/2020).

Emil mencontohkan, program Jatim Sejahtera dan Program Keluarga Harapan (PKH) plus yang pelaksanaannya adalan membangun kekuatan ketahanan ekonomi keluarga.

"Terutama yang memiliki anggota keluarga lansia atau difabel maka ini akan memperkuat ketahanan ekonomi di tengah Covid-19 jadi ini berseiring dengan perluasan sosial safety net (jaring pengaman sosial)," lanjut Emil.

Lalu untuk promotif preventif, SDM Milenial Job Center (MJC) yang sudah dipersiapkan tahun lalu, saat ini dengan sukarela membantu health campaign (kampanye kesehatan) dengan membuat konten kreatif menggunakan jejaring digital.

"Saat ini kita juga berseiring dengan ITS untuk membuat face shield atau pelindung wajah yang sejalan dengan program belanja inovasi daerah (Belanova)," lanjut Emil

Lalu pada program Jatim Akses, Pemprov Jatim memutuskan bahwa pelayaran perintis tetap dilanjutkan mengingat pentingnya kelancaran logistik.

"Justru masyarakat kepulauan ini sebenarnya dalam kondisi yang cukup sulit (ekonomi) maka perlu pelayaran perintis," kata Mantan Bupati Trenggalek ini.

Sedangkan dari program Jatim Sehat, penguatan rumah sakit rujukan provinsi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim sekaligus memperkuat kemampuan untuk mengantisipasi beban yang lebih sehingga lebih siap dalam

"Arahan Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa, red), Nawa Bhakti Satya ini memang harus dilinierkan dengan situasi masyarakat untuk menghadapi Covid-19," pungkasnya

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved