Berita Malang

Pura-pura Diajak ke Dukun, Suami Bunuh Istri di Kebun Tebu di Dampit Malang, Kronologi & Faktanya

Kasus suami bunuh istri di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang berawal karena sakit hati dan soal rencana penjualan tanah.

Kolase SURYA.co.id/Aminatus Sofya/kantipurnetwork.com
Pura-pura Diajak ke Dukun, Suami Bunuh Istri di Kebun Tebu di Dampit Malang, Kronologi & Faktanya 

SURYA.co.id | MALANG - Kasus suami bunuh istri di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang berawal karena sakit hati dan soal rencana penjualan tanah.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4/2020) sekitar pukul 19.30 WIB itu terjadi di kebun di Desa Jambangan.

Tersangka, Agus Widodo (46) kini ditangkap keesokan harisnya setelah menghabisi nyawa istrinya, Suliani (44) secara sadis.

Menurut pengakuan Agus kepada penyidik, sebelum melakukan pembunuhan, dia pura-pura mengajak istrinya ke dukun yang ada di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Namun, faktanya, Agus membunuh istrinya di kebun tebu.

Berikut kronologi dan faktanya seperti dipaparkan oleh Kapolres Malang, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

“Pergi ke orang pintar ini mereka niatan mau jual tanah,” tutur Hendri, Sabtu (4/4/2020).

Saat melintas di sebuah kebun di Desa Jambangan, Agus menepi dan berpamitan kepada Suliani untuk kencing.

Saat itulah, Suliani dipukul menggunakan kayu sengon oleh Agus.

Rilis pengungkapan pembunuhan oleh Polres Malang.
Rilis pengungkapan pembunuhan oleh Polres Malang. (tribun jatim/aminatus sofya)

Pukulan pertama mendarat di lengan kiri.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved