Virus Corona di Surabaya

Lakukan Social Distancing Dampak Covid-19, Berbelanja Kini Pun Dilakukan dari Rumah

Di tempat tinggalnya, Pucang Anom, Mevi mengaku tidak melakukan panic buying dalam memenuhi kebutuhan pokok.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Michilia Revi saat memanfaatkan aplikasi belanja online bersama anak ditengah wabah Covid 19, Surabaya, Sabtu (4/4/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pandemi Covid-19, membuat masyarakat menerapkan social distancing.

Mulai bekerja di rumah hingga melakukan aktivitas seperti berbelanja di rumah.

Dengan adanya aplikasi belanja berbasis online, Michilia Revi tak khawatir untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga dengan memanfaatkan belanja sayur, rempah, dan buah-buahan secara online.

“Terhitung sudah 20 hari karantina mandiri. Tidak semua barang saya beli secara online, dan hanya beberapa barang tertentu yang jarang ditemui di pasar saja seperti beras merah dan daging,” ungkap Mevi.

Di tempat tinggalnya, Pucang Anom, Mevi mengaku tidak melakukan panic buying dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Yang saya stok juga tidak terlalu banyak, hanya sekadar frozen food seperti, nugget, sosis, dan lainnya yang bisa bertahan lama. Juga makanan yang tak bikin anak-anak mudah bosan," tandasnya.

Serupa dengan Mevi, Ika Fitri (34) mengatakan terbantu dengan aplikasi belanja online saat ini dengan memberikan berbagai keunggulan.

“Saya biasanya beli dalam jumlah banyak mulai dari sayur dan buah dengan harga yang lumayan murah pastinya,” paparnya.

Dilakoninya jauh sebelum virus menyebar di Indonesia, belanja online menggunakan aplikasi dirasa sangat membantu.

“Sangat membantu sekali, tidak harus keluar rumah, belanja kebutuhan pokok pun tinggal tunggu langsung diantar,” paparnya.

Walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal, Ika mengaku produk yang didapatkannya segar dan dalam kondisi baik. (Mayang Essa)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved