Berita Sidoarjo

Warga Jombang Jual Istri untuk Layanan Hubungan Badan Bertiga di Sidoarjo

Pasangan suami istri (pasutri) asal kabupaten Jombang membuka layanan seks bertiga atau threesome dengan pria lain di Sidoarjo.

ist/ub spectrum
ilustrasi 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pasangan suami istri (pasutri) asal kabupaten Jombang membuka layanan seks bertiga atau threesome dengan pria lain di Sidoarjo.

Mereka adalah JEG (37) dan WT (39). Saat ini keduanya sudah diamankan di Polresta Sidoarjo

Dalam penyidikan sementara, keduanya mengaku sudah berulang kali melakoni bisnis haram itu. Termasuk di Semarang, Surabaya, dan Sidoarjo.

"Modusnya, pelaku pria berinisial JEG itu menawarkan layanan threesome lewat akun media sosialnya," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Jumat (3/4/2020).

Polisi awalnya mendapati informasi dari media sosial tersebut. Kemudian dalam pemantauan, erdeteksi pelaku sedang melayani pelanggan di sebuah hotel di Sidoarjo.

Ketika digrebek petugas, ada tiga orang di dalam kamar. Dua pria dan seorang perempuan yang sedang berhubungan seks bersama di kamar hotel itu.

"Satu dari dua pria itu adalah JEG. Dia suami dari si perempuan," lanjut Ambuka.

Dari penggerebekan itu, petugas menyita beberapa alat bukti. Termasuk kondom bekas pakai, tiga kondom belum terpakai dan uang Rp 600 ribu.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, petugas menetapkan JEG sebagai tersangka. Karena dia sendiri yang telah menjual istrinya untuk layanan threesome dengan pria lain.

Dia djerat Pasal 12 jo Pasal 2 UU no 21 tahun 2007 tentang human trafficking dan atau Pasal 296 KUHP tentang mempermudah tindakan cabul dan atau Pasal 506 tentang mucikari. Ancaman hukukannya 15 tahun penjara.

Dalam pemeriksaan, JEG mengaku sudah empat kali melakukan hal itu. Pertama dan kedua di Semarang, ketiga di Surabaya dan satu di Sidoarjo.

"Berawal dari media sosial. Kemudian lanjut ke hotel," jawabnya.

Bapak tiga anak ini biasa membuka tarif awal sekira Rp 1 juta. Namun setelah nego, beberapa kali layanan itu dia mematok tarif Rp 600 ribu untuk sekali main.

Anehnya, sang istri juga mengaku menikmati. Kepada petugas, WT mengaku awalnya malu-malu dan canggung, tapi beberapa kali akhirnya dia sendiri menikmatinya. Karena fantasi, katanya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved