Sosok Kontroversi Syekh Puji, Pengusaha & Pemimpin Ponpes yang Dilaporkan Karena Nikahi Anak 7 Tahun

Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji kembali membuat heboh masyarakat setelah dikabarkan menikahi anak usia 7 tahun berinisial D asal Magelang.

Tangkapan Layar
Biodata Syekh Puji, pengusaha sekaligus pemimpin pondok pesantren yang bikin kontroversi lagi karena dikabarkan nikahi anak usia 7 tahun asal Magelang. 

SURYA.co.id -  Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji kembali membuat heboh masyarakat setelah dikabarkan menikahi anak usia 7 tahun berinisial D asal Magelang.

Siakp kontroversinya ini membuat pegiat perlindungan anak-anak geram hingga pemimpin pondok pesantren Miftahul Jannah, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Semarang itu dilaporkan ke Polda Jateng.

Tidak lama ini, Komnas Perlindungan Anak Jateng melaporkan Syekh Puji ke Polda Jateng setelah melakukan investigasi mencari kebenaran pernikahan dengan anak usia 7 tahun tersebut.

Lantas, siapa sih sebenarnya Syekh Puji itu?

Menyadur dari wikipedia.org, Syekh Puji merupakan pengusaha sekaligus pemimpin pondok pesantren. 

Dia lahir pada 4 Agustus 1965 (umur 54) di Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Semarang, Jawa Tengah.

Syekh Puji dikenal setelah mengaku menikahi anak berusia 12 tahun sebagai isteri kedua.

Ingat Ulfa Bocah 12 Tahun yang Heboh usai Dinikahi Syekh Puji? Keadaannya Kini Berubah Total
Ingat Ulfa Bocah 12 Tahun yang Heboh usai Dinikahi Syekh Puji? Keadaannya Kini Berubah Total (tribun jabar)

Dia juga menyatakan berencana menikahi dua orang anak di bawah umur dengan alasan pernikahan seperti itu tidak melanggar hukum Islam.

Selain itu, ia ingin mendidik isterinya untuk menjadi manajer perusahaan yang dipimpinnya.

Syekh Puji juga pernah menarik perhatian pers karena membagi-bagikan zakat pada bulan September 2008 hingga Rp 1,3 miliar.

Selain sebagai pemimpin pondok pesantren, Syekh Puji dikenal sebagai seorang yang kaya-raya dari usahanya berbisnis kerajinan dari kuningan melalui perusahaan PT Sinar Lendoh Terang (Silenter) yang dipimpinnya.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved