Virus Corona di Banyuwangi

Respon Pekerja Informal Terdampak Wabah Covid-19 di Banyuwangi Soal Program Pembagian Kupon Makan

Pemkab Banyuwangi membagi kupon gratis makan untuk pekerja informal, seperti ojek, pengemudi becak, PKL ultramikro, pengemudi angkutan kota

SURYA.co.id/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat berbincang bersama para pengemudi ojek online yang menerima kupon makan gratis. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Program pembagian kupon makan gratis pekerja informal terdampak wabah virus corona (Covid-19) yang melibatkan warung-warung rakyat di Banyuwangi direspons antusias.

Program tersebut dinilai bisa menggerakkan ekonomi warung rakyat, sekaligus membuat pekerja informal terbantu mendapatkan makanan di tengah turunnya pendapatan di masa pandemik Covid-19.

Salah satu warung yang mendapat order dari Pemkab Banyuwangi untuk menyediakan makanan adalah Warung Wajiek.

Menurut sang pemilik, Wajiono, sejak berlakunya anjuran physical distancing, omzet warungnya terjun bebas.

Bahkan, dia yang biasa buka warung setiap hari, kini sering menutup usahanya.

"Biasanya bisa jual 350 bungkus sehari, sekarang sehari tidak sampai 100 bungkus. Bahkan saya sempat tutup daripada merugi. Alhamdulillah, dengan order program kupon makan ini, bisa membantu warung saya," ujarnya, Jumat (3/4/2020).

Dalam program jaring pengaman sosial untuk warga terdampak corona tersebut, Pemkab Banyuwangi membagi kupon gratis makan untuk pekerja informal, seperti ojek, pengemudi becak, PKL ultramikro, pengemudi angkutan kota dan sebagainya.

Program yang diujicoba hari Jumat (3/4/2020) ini, dengan menyebar 1.500 kupon makan di enam warung rakyat itu akan diperluas dengan target melibatkan lebih dari 500 warung dan menjangkau ribuan pekerja informal.

Mereka akan diberi kupon makan mingguan yang disalurkan secara bertahap. Eksekusi program tetap memperhatikan protokol pencegahan, seperti makanan wajib dibawa pulang (take away) dan jam pengambilan diatur agar tidak menimbulkan kerumunan.

”Dari ujicoba hari ini, akan kami evaluasi kekurangannya. Detil dana dan mekanisme segera difinalkan berdasarkan hasil evaluasi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved